Sejarah Dan Struktur PT Semen Gresik Tbk


Sejarah Perusahaan & Struktur Organisasi PT Semen Gresik Tbk



Image result for pt semen gresik



A.    Latar Belakang

Dalam menghadapi lingkungan kerja yang semakin dinamis dan selalu berubah, maka suatu organisasi atau perusahaan dituntut untuk dapat menyesuaikan diri baik secara internal maupun ekternal. Hal ini merupakan konsekuensi dari suatu organisasi karena telah memasuki era persaingan yang ketat dan selalu berubah.

Suatu organisasi dapat dikatakan berhasil jika organisasi tersebut dapat melakukan perubahan untuk menghadapi persaingan, tangkas dan cermat, mampu mengembangkan inovasi baru dan selalu siap menghadapi persaingan baru. Akan tetapi tidak semudah yang dilakukan karena perubahan-perubahan yang dilakukan oleh organisasi harus dilakukan dengan melalui berbagai pemikiran dan pertimbangan terlebih dahulu.

Perubahan dapat diartikan membuat sesuatu menjadi berbeda di masa lalu, masa kini, dan masa depan. Untuk merealisasikan perubahan harus menggunakan rencana yang matang dan penuh perhitungan. Seperti halnya yang dilakukan di PT. Semen Gresik (persero) Tbk sebelum melakukan suatu perubahan, perusahaan ini dengan terencana dan terarah melakukan kegiatan perubahan yang berorientasi pada tujuan yang ingin dicapai.

Adapun yang melatar belakangi suatu perubahan dalam organisasi adalah bagaiamana kemampuan dari organisasi tersebut dalam bertahan hidup di dalam persaingan yang tinggi dan selalu dinamis baik dari faktor internal maupun eksternal.

Tujuan Perubahan PT. Semen Gresik (persero) Tbk melakukan perubahan dalam organisasinya adalah mempunyai beberapa tujuan organisasi yang ingin dicapai yang berfungsi untuk tetap survive dan mampu bersaing. Beberapa tujuan perubahan ini adalah sebagai berikut :

1.     Perubahan dalam upaya perbaikan kemampuan organisasi untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan.

2.     Perubahan dalam mengukur kinerja perusahaan berdasarkan peningkatan kapasitas produksi dan laba bersih.

3.     Perubahan dalam upaya peningkatan kinerja karyawan.

4.     Perubahan dalam implementasi penerapan sistem TI yang terintegrasi





BAB II

ISI

          B.     Profile PT Semen Gresik (Persero) tbk

Susunan Direksi  

·         Direktur Utama Dwi Soetjipto

·         Wakil Direktur Utama Rudiantara

·         Direktur Keuangan Cholil Hasan

·         Direktur Litbang & Operasional Suharto

·         Direktur Pemasaran Irwan Suarly

VISI :

Menjadi perusahaan persemenan bertaraf internasional yang terkemuka dan mampu meningkatkan nilai tambah kepada para pemangku kepentingan (stakeholders).

MISI :

·          Memproduksi, memperdagangkan semen dan produk terkait lainnya yang berorientasikan kepuasan konsumen dengan menggnakan teknologi yang ramah lingkungan.

·         Mewujudkan manajemen perusahaan yang berstandar internasional dengan menjunjung tinggi etika bisnis, semangat kebersamaan, dan bertindak proaktif, efisien serta inovatif dalam berkarya.

·          Memiliki keunggulan bersaing dalam pasar semen domestik dan internasional.

·         Memberdayakan dan mensinergikan unit-unit usaha strategik untuk meningkatkan nilai tambah secara berkesinambungan.

·         Memiliki komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan pemangku kepentingan (stakeholders) terutama pemegang saham, karyawan dan masyarakat sekitar.

          C.    SEJARAH SINGKAT

PT Semen Gresik (Persero) Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri semen. Diresmikan di Gresik pada tanggal 7 Agustus 1957 oleh Presiden RI pertama dengan kapasitas terpasang 250.000 ton semen per tahun. Pada tanggal 8 Juli 1991 Semen Gresik tercatat di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya serta merupakan BUMN pertama yang go public dengan menjual 40 juta lembar saham kepada masyarakat. Sampai dengan tanggal 30 September 1999 komposisi kepemilikan saham berubah menjadi Pemerintah RI 15,01%, Masyarakat 23,46% dan Cemex 25,53%.Pada Tanggal 27 Juli Juli 2006 terjadi transaksi penjualan saham CEMEX S.S de. C.V pada Blue valley Holdings PTE Ltd. Sehingga komposisi kepemilikan saham sampai saat ini berubah menjadi Pemerintah RI 51,01%, Blue Valley Holdings PTE Ltd 24,90%, dan masyarakat 24,09%.Saat ini kapasitas terpasang Semen Gresik Group (SGG) sebesar 16,92 juta ton semen per tahun, dan menguasai sekitar 46% pangsa pasar semen domestik.

Perseroan memproduksi berbagai jenis semen, antara lain :

1.      Semen Portland Tipe I. Dikenal pula sebagai ordinary Portland Cement (OPC), merupakan semen hidrolis yang dipergunakan secara luas untuk konstruksi umum, seperti konstruksi bangunan yang tidak memerlukan persyaratan khusus, antara lain : bangunan, perumahan, gedung-gedung bertingkat, jembatan, landasan pacu dan jalan raya.

2.      Semen Portland Tipe II. Di kenal sebagai semen yang mempunyai ketahanan terhadap sulfat dan panas hidrasi sedang. Misalnya untuk bangunan di pinggir laut, tanah rawa, dermaga, saluran irigasi, beton massa dan bendungan.

3.      Semen Portland Tipe III. Semua jenis ini merupakan semen yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan bangunan yang memerlukan kekuatan tekan awal yang tinggi setelah proses pengecoran dilakukan dan memerlukan penyelesaian secepat mungkin. Misalnya digunakan untuk pembuatan jalan raya, bangunan tingkat tinggi dan bandar udara.

4.      Semen Portland Tipe V. Semen jenis ini dipakai untuk konstruksi bangunan-bangunan pada tanah/air yang mengandung sulfat tinggi dan sangat cocok untuk instalasi pengolahan limbang pabrik, konstruksi dalam air, jembatan, terowongan, pelabuhan dan pembangkit tenaga nuklir.

5.      Special Blended Cement (SBC). Semen khusus yang diciptakan untuk pembangunan mega proyek jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) dan cocok digunakan untuk bangunan di lingkungan air laut. Dikemas dalam bentuk curah.

6.      Portland Pozzolan Cement (PPC). Semen Hidrolis yang dibuat dengan menggiling terak, gypsum dan bahan pozzolan. Digunakan untuk bangunan umum dan bangunan yang memerlukan ketahanan sulfat dan panas hidrasi sedang. Misalnya, jembatan, jalan raya, perumahan, dermaga, beton massa, bendungan, bangunan irigasi dan fondasi pelat penuh.



D.    LOKASI PABRIK

 Lokasi pabrik sangat strategis di Sumatera, Jawa dan Sulawesi menjadikan Semen Indonesia group (SIG) mampu memasok kebutuhan semen di seluruh tanah air yang didukung ribuan distributor, sub distributor dan toko-toko.



1.      Semen Padang. 

Semen Padang memiliki 4 (empat) pabrik semen, kapasitas terpasang 5,24 juta ton semen pertahun berlokasi di Indarung, Sumatera Barat. Semen Padang memiliki 5 pengantongan semen, yaitu : Teluk Bayur, Belawan, Batam, Tanjung Priok dan Ciwandan.

2.      Semen Gresik.

Semen Gresik memiliki 3 pabrik dengan kapasitas terpasang 8,2 juta ton semen per tahun yang berlokasi di Tuban, Jawa Timur. Semen Gresik memiliki 2 pelabuhan, yaitu : Pelabuhan khusus Semen Gresik di Tuban dan Gresik.

3.      Semen Tonasa.

Semen Tonasa memiliki 3 pabrik semen, kapasitas terpasang 3,48 juta ton semen per tahun, berlokasi di Pangkep, Sulawesi Selatan. Semen Tonasa memiliki 7 (tujuh) pengantongan semen, yaitu : Biringkasi, Makassar, Samarinda, Banjarmasin, Bitung, Palu, Ambon, Celukan Bawang, Bali.

4.      Thang Long Cement (TLCC)

Merupakan salah satu perusahaan penghasil semen terkemuka di Vietnam dengan total kapasitas produksi 2,3 juta ton per tahun, dihasilkan dari pabrik yang baru dengan tekhnologi terkini, berlokasi di Provinsi Quang Ninh. Thang Long Cement memiliki tambahan dua ijin pengembangan pabrik baru di provinsi Quang Ninh dan Binh Phuoc, Vietnam.

E.     ANALISIS SWOT

Kekuatan

·         PT Semen Gresik merupakan BUMN (Badan Usaha Milik Negara). PT Semen Gresik sudah go public dan menjadi BUMN pertama yang menjual sahamnya kepada masyarakat.

·         Lokasi pabrik yang strategis. Lokasi yang strategis memberikan keunggulan yang kompetitif dan komepratif dalam manajemen biaya distribusi dan kontiyuitas pasokan.

·         Memiliki SDM yang kompetitif dan berkualitas. Perseroan memiliki keunggulan dalam Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kompetensi di bidang perekayasaan teknis dan jasa konsultasi dalam persemenan serta industri terkait.

·         Memiliki jangkauan distribusi ke seluruh penjuru daerah pemasaran. PT Semen Gresik Tbk mempunyai keunggulan distribusi yang didukung oleh 19 unit gudang penyangga di sejumlah wilayah strategis di Jawa dan Bali.

·         Sarana promosi yang menyeluruh ke berbagai media. Kebijakan promosi yang dilakukan Semen Gresik guna meningkatkan penjualannya yang antara lain: TV pada pesawat terbang, papan nama toko, bilboard, radio, point, koran, majalah, branding event, bando jalan, dan branding mobile.

·         Memiliki sumber dana dari pemerintah Republik Indonesia. Sebagai salah satu BUMN di indonesia, tentunya pemerintah akan membantu pendanaan bagi kegiatan operasional perusahaannya.

Kelemahan

·           Kebijakan harga yang masih bergantung pada brain. Dimana ditentukan dari pergerakan harga setiap hari.

·           Daerah pemasaran yang belum menjangkau seluruh wilayah indonesia. Semen Gresik memiliki daerah pemasaran hanya di 13 provinsi.

Kesempatan

·         Rencana pembangunan pabrik baru. Pembangunan pabrik baru untuk mengantisipasi pertumbuhan permintaan semen nasional dan untuk mempertahankan pangsa pasar karena perseroan telah memaksimalkan utilasi pabriknya.

·         Rencana pembangunan pembangkit listrik. Sedangkan pembangunan pembangkit listrik untuk mensuplai kebutuhan listrik di pabrik semen dengan harga yang lebih murah dari PLN sehingga dapat menekan biaya produksi kompetitif Semen Gresik.

·         Jumlah penduduk yang meningkat. Dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk maka secara tidak langsung permintaan konsumen terhadap kebutuhan hidupnya atas suatu produk akan meningkat pula.

·         Perkembangan teknologi. Dengan semakin canggihnya teknologi dan dapat memenuhi kebutuhan manusia secara maksimal sehingga dalam pengolahan bahan baku membuat kuantitas produksi lebih tinggi dan mutu lebih baik.

·         Segmen pasar berbagai kalangan dan golongan. Yaitu rumah tangga (>70%). Industri redimen, industri pemakai bahan semen, dan kontraktor

Ancaman

·         Pertumbuhan ekonomi. Perekonomian indonesia sudah membaik dari tahun ke tahun dan tentunya dapat berpengaruh pada perusahaan.

·         Perkembangan politik yang tidak stabil. Hal ini dapat menyebabkan berkurangnya investor asing yang akan menanamkan modalnya dan hilangnya kepercayaan untuk bekerja sama dengan indonesia.

·         Suplai bahan baku batu kapur dari alam yang terbatas. Alam sangat berpengaruh terhadap pemenuhan bahan baku di dalam kegiatan produksi perusahaan.

PT. Semen Gresik memiliki banyak pesaing. Persaingan terjadi dari segi upaya untuk mencapai produksi seoptimal mungkin, kemampuan manajerial, penjualan, produksi clinker maupun dari semen itu sendiri.



F.     MARKETING MIX

Produk

Perseroan memproduksi berbagai jenis semen. Semen utama yang di produksi adalah Semen Portland Tipe I (OPC). Di samping itu juga memproduksi berbagai tipe khusus dan semen campuran (mixed cement), untuk penggunaan yang terbatas dan dalam jumlah yang lebih kecil daripada OPC. Berikut ini penjelasan mengenai jenis semen yang di produksi serta pengunaannya.

                Ordinary Portland Cement Tipe I

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXLzAWoMF0wWlf4Pp-6Xkj864ocXfP7SzInQRuHVonSqBNuQnLWaNAEA_PHH6aQroo5EqQGT8WXDl2bWx0h2yneuh-GdKNhyphenhyphenGkDisNOwmW-5eJ033ZxCbg5GTXk059PRJsyTVWFWx9xsyf/s200/tipe+1.jpg

Semen hidrolis yang dipergunakan secara luas untuk konstruksi umum, seperti konstruksi bangunan yang tidak memerlukan persyaratan khusus, antara lain bangunan perumahan, gedung-gedung bertingkat, jembatan, landasan pacu dan jalan raya.







               Portland Composite Cement (PCC)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1-biyt676u2q9QodKgOIaACS-MgTgnX5MfzQNVSPnwDH6cGkiFEbJtP40QhdC9VhrkaqHHGtskyPbReIoQE8spiLqFWuqwVophTQ5NjmDOQvAN9FrB3tcxPpgBcb3B-WF-E1fmL1HdtCF/s200/3086404_50kg.jpg

Adalah bahan pengikat hidrolis haisl penggilingan bersama-sama terak, gypsum, dan satu atau lebih anorganic. Kegunaan semen jenis ini untk konstruksi beton umum, pasangan batu bata, plesteran, selokan, pembuatan elemen bangunan khusus seperti beton pracetak, beton pratekan, dan paving block.





Super Masonary Cement (SMC) 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPiUG9X06rB-WVWG4NHEKElKjykY5s0TGmib38KUd3HSYQY7GrQ9Ko1XcAifHliE2dPNBZ_nImWPjMcpkdF7tV2Mw9H5h59IW39xWk7gMFeXuUIdSRDzzqWFrWBhJ55NKGKJuUvr3J_hud/s200/1411120948_semen-type-smc-ok-copy.jpg



Adalah semen yang dapat digunakan untuk konstruksi perumahan dan irigasi yang struktur betonnya maksimal K225. Dapat juga digunakan untuk bahan baku pembuatan genteng beton hollow brick, paving block, dan tegel.





              Oil Well Cement, Class G-Hsr (HIGH SULFATE RESISTANCE)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhU5seC6CWoVxShL35249jmpvzrwRIhkQ9ImWo6CwCW_GCoBoAvs_kqvbjCnETmFQGNl2KEBYMTb4gjQkunumiK24bjbLmTGxzfLLPkKuE_hMLRS6pggt4lfO2-5PW8ErHrejDga-UiXLG6/s200/1411120908_semen-type-owc-ok-copy.jpg

Merupakan semen khusus yang digunakan untuk pembuatan sumur minyak bumi dan gas alam dengan kontruksi sumur minyak di bawah permukaan laut dan bumi. OWC yang telah diproduksi adalah Class G, High Sulfat Resistance (HSR) disebut juga sebagai (Basic OWC". Aditif dapat ditambahkan untuk pemakaian pada berbagai  kedalaman dan temperature tertentu.



              Special Blended Cement(SBC)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgszzTLAZEs8ZTGDEnNBXEMR8KU16LU9dHbHF7Z8_mwF93rRi0pcoHM8Sr8FCtstdAUOW1kcfOlR1DeCPr0Fj0gFHOPQ4eiTBrtHg-rtPc0iBNmV8vnO-GVZm-oUi2pbc81eOo5GadUGQZV/s200/semen+blended(1).png

Adalah semen khusus yang diciptakan untuk pembangunan mega proyek jembatan Surabaya Madura (Suramadu) dan cocok digunakan untuk bangunan di lingkungan air laut. Dikemas dalam bentuk curah. 






Price

PT Semen Gresik pada saat ini masih menetapkan harga pasaran yang masih dapat terjangkau oleh konsumen, harga dari produk Semen Gresik, Semen Padang, Semen Tonasa dan Semen Thang Long yang masih berada di naungan PT Semen Indonesia masih menetapkan harga berkisar Rp 52.000 hingga Rp 53.000 sesuai dengan  jenis dari produk yang dipasarkan. Setiap produk memiliki harga yang berbeda-beda dikarenakan kegunaan yang berbeda pula. Harga dari Semen Gresik dengan berat 50 kg sebesar Rp 61.000, dan 40 kg sebesar Rp 50.000. Semen Padang berat 50 kg dengan harga Rp 60.000, berat 40 kg dengan harga Rp 49.000. Semen Gresik dan Semen Tonasa memiliki harga yang tinggi dibanding dengan harga semen lainnya dikarenakan Semen Gresik dan Semen Padang memiliki konsumen yang tinggi.



Place

Ketepatan waktu pengiriman  merupakan hal yang penting yang harus diperhatikan oleh PT Semen Gresik (persero) tbk. Untuk menjaga ketersediaan barang demi kepuasan pelanggan. Armada transportasi untuk bagged cement menggunakan truk tronton, trailer, dll. Disesuaikan dengan kondisi jalan dan truk, untuk melayani konsumen proyek atau pabrik diseluruh wilayan pemasaran Semen Gresik.

Perusahaan Semen Gresik dalam pendistribusiannya menggunakan jalur darat, laut, gudang penyangga, dan pengantongan semen. Usaha yang saat ini dijalankan perusahaan melalui jalur laut dengan memanfaatkan beberapa pelabuhan di Indonesia seperti Teluk Bayur dengan kapasitas daya angkut kapal mencapai 90.000 ton. Dan di Tuban perusahaan juga memiliki jalur laut yang terletak di pelabuhan Tuban dengan kapasitas daya angkut kapal mencapai max 40.000 ton. Sedangkan di daerah bingkasi perusahan mempunyai jalur air yang terletak

Gudang penyangga  juga berfungsi dalam pendistribusian kepada konumen akhir atupun konsumen organisasi. Fungsi gudang penyangga itu sendiri adalah sebagai tempat untuk menyimpan semen yang telah dikemas dan siap untuk dikirim ke distributor dan disalurkan untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Dengan begitu perusahaan mempunyai stok barang yang masih terdapat didalam gudang apabila suatu saat dalam pengiriman terdapat masalah yang harus dihadapi. PT Semen Gresik mempunyai gudang penyangga hanya di daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur dan Bali.

Dalam upaya memenuhi kebutuhan konsumen dengan cepat, PT Semen Gresik mendirikan pengantongan semen di berbagai provinsi guna mempercepat proses pengemasan dan pendistribusian.  Provinsi yang menjadi tempat stategis dalam pengantongan semen dari perusahaan Semen Gresik antara lain, Aceh, Belawan, Batam, Teluk Bayur, Tanjung Priok, Ciwandan, Pelabuhan Tuban, Pelabuhan Gresik, Makasar, Bingkasi, Banjarmasin, Samarinda, Bitung, Ambon dan rencana perusahaan akan mendirikan satu pengantongan semen untuk memenuhi kebutuhan semen di daerah Papua.



Promotion

Dalam mempromosikan produknya, perusahaan Semen Gresik melalau divisi pengembangan pemasarannya melaksanakan srategi komunikasi pemasaran dengan konsumen dalam bentuk atau jenis periklanan (advertising), melalui media cetak maupun elektronik, promosi penjualan (sales promotion) melalui pemberian souvenir pada saat pameran, hubungan masyarakat (humas) melalui media bulletin perusahaan yakni buletin gapura, pelayanan siaga 24 jam bebas pulsa, dan sponsorship melalui partisipasi pada event-event, baik event olahraga, kesenian maupun pergelaran musik, promosi dengan memberikan sumbangan pembangunan infrastruktur dan sebagainya.





 G.    ANALISIS STP

Segmetation

PT Semen Gresik menetapkan beberapa wilayah indonesia sebagai segmen pasarnya. Dalam menemenuhi segemen yang telah ditetapkan tersebut perusahaan Semen Gresik membangun pabrik pengemasan di Aceh, Belawan, Batam, Teluk Bayur, Tanjung Priok, Ciwandan, Pelabuhan Tuban, Pelabuhan Gresik, Makasar, Bingkasi, Banjarmasin, Samarinda, Bitung, Ambon guna mempermudah jika suatu saat perusahaan akan melakukan ekspansi pembangunan pabrik baru untuk mencukupi kebutuhan konsumsi semen disetiap segmen yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Pada umumnya segmen dari PT Semen Gresik ini mencakup Negara Indonesia saja, tetapi karena seiring dengan ekspansi perusahaan yang terjadi di berbagai Negara baik dengan melakukan akuisisi dan membangaun pabrik baru, membuat segmen PT Semen Gresik meluas pula. Kini perusahaan mampu memasok produknya ke berbagai Negara seperti  Singapura, Malaysia, Korea, Vietnam, Taiwan, Hongkong, Kamboja, Bangladesh, Yaman, Norfolk USA, Australia, Canary Island, Mauritius, Nigeria, Mozambik, Gambia, Benin dan Madagaskar, dimana jalur pemasarannya hingga Asia, Australia, Eropa, Afrika dan Amerika

            Rencana terbaru dari perusahaan Semen Gresik adalah membangung pabrik pengemasan produk di Papua Barat guna memberikan pendistribusian ke wilayah papua secara cepat dan merata. Jika dilihat dari segmen perusahaan Semen Gresik maka dapat dikatakan bahwa Semen Gresik memandang segmennya berdasarkan geografis.



Targeting

Melihat dari segmen yang ditentukan oleh PT Semen Gresik tersebut dapat dipastikan bahwa target yang diincarnya adalah seluruh masyarakat yang ada di Indonesia.  Mengapa PT Semen Gresik mengincar seluruh wilayah Indonesia, hal itu disebabkan oleh Indonesia masih merupakan Negara yang Sedang Berkembang dan dapat dipastikan konsumsi akan semen juga akan meningkat. Dalam penelitian bahwa indonesia merupakan negara ke tiga yang memiliki konsumsi semen terendah perkapitanya, tetapi kebutuhan semen meningkat pada tahun ini dikarenakan sedang maraknya bisnis yang bergerak pada bidang propeti. Pada saat ini para pembisnis properti tidak mengeluhkan harga semen yang sedang naik berkisar Rp 1000,- dari biasanya, hal itu dikarenakan kebutuhan akan semen tetap menjadi hal utama dalam membangun proyek-proyek yang sedang berjalan.

Target pasar dari produk PT. Semen Gresik (Persero) Tbk, ialah semua kalangan masyarakat, dari partai kecil (masyarakat umum) sampai partai besar (contraktor building, pabrikan, dan ready mix) dan dunia.


Positioning

Semen Gresik adalah perusahaan semen terbesar di Indonesia dengan pangsa pasar sekitar 41% pada tahun 2011 dan merupakan induk dari perusahan Semen Padang dan Semen Tonasa. Pada tahun 2013 bulan Januari Semen Gresik Group (SGG) mengganti nama naungannya menjadi Semen Indonesia dengan tujuan perusahaan dapat menjadi lebih agresif lagi dalam melakukan ekspansi, dan tujuan dari pergantian mama perusahaan salah satunya agar tidak timbulnya kesenjangan antar pemegang saham yang berada pada anak-anak perusahaan maupun investor, nama Semen Indonesia juga melambangkan nasionalisme.

Pada tahun 2013 Semen Gresik masih merupakan pemimpin pasar dengan pangsa pasar sekitar 40,89% pada tahun 2012. dan PT Semen Gresik telah mengakuisisi perusahaan semen terbesar di Vietnam yang bernama Thang Long cement dengan memegang saham terbesar 51%. Dengan begitu posisi Semen Indonesia melonjak naik dan menjadi perusahaan yang terbesar di Asia Tenggara.



H.    MARKET SHARE PT SEMEN GRESIK



Semen Gresik Kuasai 40,89%  Pangsa Pasar

Grup Semen Gresik masih menjadi penguasa terbesar pasar semen di wilayah Indonesia, dengan pangsa pasar (market share) 40,89%  pada 2012. Perseroan melalui PT Semen Gresik Tbk, PT Semen Padang, dan PT Semen Tonasa, berhasil menjual 10,29 juta ton semen.

Angka penjualan Grup Semen Gresik tersebut meningkat 12,24% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 9,16 juta ton. Namun, pangsa pasar BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia melalui PT Semen Gresik Tbk ini sedikit turun sekitar 1% dibandingkan semester I tahun lalu.

Data Asosiasi Semen Indonesia (AS1) menyebutkan, total konsumsi semen di Tanah Air mencapai 25,89 juta ton, atau naik 15,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 22,49 juta ton. Angka tersebut telah mencapai 48% dari target konsumsi di Tanah Air sebesar 54 juta ton.

Penjualan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk sebanyak 8,55 juta ton di pasar dalam negeri, atau dengan penguasaan pangsa pasar 33% pada semester I-2012. Penjualannya naik 22% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 7 juta ton.

PT Holcim Indonesia Tbk berhasil menjual 4,06 juta semen, atau naik 16,67% dan menguasai market share 15,69%. Produsen semen lainnya, antara lain Bosowa dan Lafarge, menjual 2,98 juta ton di Tanah Air, atau menguasai pangsa pasar 11,53 juta ton.



I.       STRATEGI PERUSAHAAN SEMEN GRESIK

Komunikasi pemasaran memegang peranan yang sangat penting dalam pemasaran produk, karena komunikasi pemasaran memilki kemampuan untuk menggugah minat semua orang yang menjadi target sasaran tergerak untuk melakukan pembelian. Dengan strategi komunikasi pemasaran yang terencana dengan baik dimana meliputi tentang penggunaan teknik dan media komunikasi yang tepat maka informasi dan pengaruh yang diinginkan dari pelaksanaan strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh suatu perusahaan akan tercapai. Menyadari pentingnya komunikasi pemasaran sebagai alat penyebaran informasi tentang suatu produk dari perusahaan ke masyarakat, PT. Semen Gresik (Persero) Tbk (khususnya Divisi Pengembangan Pemasaran) membangun komunikasi melalui strategi komunikasi pemasaran diharapkan dapat menciptakan hubungan komunikasi yang efektif dalam rangka mempromosikan produk kepada konsumen.

Strategi komunikasi pemasaran dalam pelaksanaannya dijalankan melalui proses penentuan segmentasi pasar, penetapan penyampai pesan (komunikator), pengemasan pesan, pemilihan sarana penyampai pesan berupa periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarakat dan publisitas, penjualan pribadi, serta pemasaran langsung. Kemudian evaluasi sebagai proses akhir dalam strategi komunikasi pemasaran.

Unit analisis dalam penelitian adalah Divisi Pengembangan Pemasaran PT. Semen Gresik Persero (Tbk). Penetapan informan penelitian dengan menggunakan teknik purposive sampling (sampel bertujuan), sehingga diperoleh informan sebanyak tiga informan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara terstruktur dan dokumenter.

Teknik analisis data deskriptif kualitatif yang menggambarkan uraian-uraian berdasarkan data yang berkaitan dengan strategi komunikasi pemasaran PT. Semen Gresik Teknik keabsahan data dilakukan dengan menggunakan trianggulasi sumber. Untuk segmentasi sasarannya dapat diketahui bahwa target pasar dari produk PT. Semen Gresik (Persero) Tbk, ialah semua kalangan masyarakat, dari partai kecil (masyarakat umum) sampai partai besar (contraktor building, pabrikan, dan ready mix) dan dunia. Penetapan komunikator dalam kegiatan komunikasi pemasaran tersebut menempatkan seluruh karyawan PT. Semen Gresik sebagai komunikator, namun dalam beberapa praktek dan kegiatan seperti dalam sponsorship, periklanan di media cetak maupun elektronik. komunikator yang berperan adalah staff divisi pengembangan pemasaran. PT Semen Gresik (Persero) Tbk. Dalam mempromosikan produknya oleh Divisi Pengembangan Pemasaran PT Semen Gresik (Persero) Tbk melaksanakan strategi komunikasi pemasaran dengan konsumen dalam bentuk atau jenis periklanan (advertising) melalui media cetak maupun elektronik, promosi penjualan (sales promotion) melalui pemberian souvenir pada saat pameran, hubungan masyarakat (humas) melalui media bulletin perusahaan yakni Bulletin Gapura, pelayanan siaga 24 jam dan bebas pulsa, dan sponsorship melalui partisipasi pada event-event,baik event, olahraga, kesenian maupun pagelaran musik.



J.      ANALISIS KESUKSESAN PT. SEMEN GRESIK

1.      Sumber daya

Suatu perusahaan besar memiliki SD yang kompetitif dan berkualitas. Memaksimalkan keunggulan bersaing diupayakan melalui implementasi program-program penyempurnaan di bidang organisasi, informasi dan sumber daya manusia. Perseroan harus memiliki keunggulan dalam Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kompetensi di bidang perekayasaan teknis dan jasa konsultasi dalam persemenan serta industri terkait.

2.      Kapabilitas

Kemampuan suatu perusahaan dalam memenuhi permintaan pelanggan, selain didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas juga didukung dengan peralatan-peralatan yang baik dan jumlah yang cukup memadai untuk melayani pelanggan dengan cepat.

Memiliki jangkauan distribusi ke seluruh penjuru dunia pemasaran. Sarana promosi yang menyeluruh ke berbagai media. Kebijakan promosi yang dilakukan Semen Gresik guna meningkatkan penjualannya yang antara lain: TV pada pesawat terbang, papan nama toko, bilboard, radio, koran, majalah, branding event, bando jalan, dan branding mobile.
Selain karena hasil kerja keras seluruh komponen pegawai, direksi dan arahan dewan komisaris serta dukungan para Pemegang Saham Perseroan yang padu dalam pengambilan keputusan penting menyangkut rencana investasi turut memberikan andil dalam memajukan Perseroan, seperti dalam pemberian persetujuan pendirian pabrik baru dan pembangkit tenaga listrik.

3.      Kompetensi inti

Penerapan kegiatan operasional yang konsisten dan fokus kepada strategi operasional sebagaimana disebutkan di atas disertai dengan upaya sinergi secara intensif, pada akhirnya mampu menghasilkan kinerja fundamental yang kokoh. Revenue management berarti Perseroan mempriotaskan penjualan produk dengan harga yang reasonable dan pada pasar yang memungkinkan didapatnya harga dengan memberikan profit optimal.

Pemanfaatan lokasi geografis fasilitas produksinya berhasil membawa Perseroan tetap dalam posisi leading di bidang industri semen. Atas kinerja pemasaran yang baik tersebut, Perseroan berhasil memperoleh penghargaan Top Brand Award versi majalah marketing.



K.    3 Strategi Kunci Distribusi Semen Gresik



Pemimpin pasar di industri semen nasional, PT Semen Gresik Tbk (SMGR), menyiapkan tiga strategi soal distribusi produk untuk memperkokoh posisinya sebagai market leader.

Dirut SMGR Dwi Soetjipto mengatakan, strategi pertama adalah memperbanyak packing plant dalam rangka menekan biaya logistik agar harga semen perusahaan terjangkau dan bersaing dengan para kompetitor. "Sampai akhir 2012, Semen Gresik Group akan memiliki 15 packing plant dan direncanakan pada tahun 2016 keseluruhan berjumlah 29 packing plant," ujar Dwi seusai peresmian Pabrik Tuban IV milik perseroan akhir pekan lalu. Pabrik anyar itu diresmikan Menteri BUMN Dahlan Iskan.

September lalu perseroan baru saja memulai proyek pembangunan Packing Plant di Banjarmasin dengan nilai investasi Rp 120 M. Targetnya selesai September 2013, sehingga bisa memperkuat distribusi dan pemasaran di wilayah Kalimantan Selatan dan Timur. "Di Sorong, kami juga baru saja merampungkan proyek packing plant yang akan resmi beroperasi pada November 2012. Packing plant di Sorong akan mengefisienkan biaya distribusi, sehingga harga bisa lebih terjangkau untuk semakin menggerakkan perekonomian lokal mengingat semen adalah industri primer penyangga sektor ekonomi lainnya," ujarnya.

Adapun strategi kedua adalah mendirikan pelabuhan khusus (special sea port) semen untuk menjamin kelancaran distribusi dan kecepatan waktu bongkar muat. Saat ini perseroan memiliki delapan pelabuhan yang tersebar di Padang, Tuban, Gresik, Biringkasi, Dumai, Ciwandan, Banyuwangi, dan Sorong.

Sedangkan yang ketiga adalah senantiasa membina hubungan bisnis yang saling menguntungkan dengan distributor yang memiliki gudang di berbagai lokasi. Saat ini perseroan mempunyai 361 distributor dengan persebaran wilayah di seluruh Indonesia. 



L.     BERITA TERHANGAT SEPUTAR PERUSAHAAN SEMEN GRESIK

Semen Gresik Berganti Nama Menjadi Semen Indonesia



            PT Semen Gresik (Persero) Tbk secara resmi mengubah nama menjadi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Perubahan nama ini menindaklanjuti hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta pada 20 Desember 2012.

"Ada banyak hambatan dalam mewujudkan perubahan nama ini seperti adanya demonstrasi dan lain-lain. Tetapi syukurlah semuanya dapat diatasi. Memang tidak mudah tetapi demi Indonesia harus dibentuk," kata Dahlan Iskan dalam sambutannya saat melaunching Semen Indonesia di Grand City, Senin (7/1/2013).

Menteri BUMN itu mengatakan, konsolidasi ini merupakan strategic holding yang akan membawa BUMN semen menjadi champion, tidak hanya tingkat regional, tetapi juga global.

Adanya konsolidasi ini tidak akan menghilangkan Semen Gresik. Semen Gresik bersama Semen Padang dan Semen Tonasa plus Semen Thang Long di Vietnam yang baru saja diakuisisi akan menjadi anak perusahaan Semen Indonesia. Sehingga secara status posisi ketiga perusahaan tersebut sejajar.

"Ketiga merek semen yang ada tidak hilang, karena merek-merek itu sudah kuat dalam melakukan berpenetrasi di pasarnya masing-masing," jelas Dahlan.

Perubahan nama tersebut diikuti pula dengan perubahan logo. Tidak banyak yang berubah dari logo tersebut. Logo tetap menampilkan atap Gapura Giri namun pintu gapura diubah menjadi huruf M berwarna merah. Tulisan SG pun berubah menjadi Semen Indonesia. Tagline yang menyertai logo adalah 'Together We Build a Better Future'.

Dirut PT Semen Indonesia Dwi Soetjipto mengatakan, logo baru merefleksikan semangat untuk terus berkembang. Logo itu merupakan pondasi yang kokoh bagi kemajuan ekonomi Indonesia dan merupakan pintu gerbang bagi kekokohan sinergi demi kemajuan BUMN semen di masa kini dan mendatang.

REFERENSI

































Image result for pt semen gresik

Visi

Menjadi perusahaan persemenan internasional yang termuka di Asia Tenggara

Misi

1.     Mengembangkan usaha persemenan dan industri terkait yang berorientasikan kepuasan konsumen.

2.     Mewujudkan perusahaan berstandar internasional dengan keunggulan daya saing dan sinergi untuk meningkatkan nilai tambah secara berkesinambungkan

3.     Mewujudkan tanggung jawab sesuai serta ramah lingkungan

4.     Memberikan nilai terbaik kepada para pemangku kepentingan

5.     Membangun kompetensi melalui pengembangan sumber daya manusia




Sejalan dengan visi dan misi perusahaan, Perusahaan berkomitmen untuk menjadikan “GCG sebagai budaya dalam mengelola perusahaan”. Untuk mencapai tujuan tersebut, Perseroan menetapkan misi GCG sebagai berikut:

1.     Mewujudkan tercapainya kesinambungan perusahaan melalui pengelolaan yang didasarkan pada prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi serta kewajaran dan kesetaraan.

2.     Mewujudkan pemberdayaan fungsi dan kemandirian masing-masing organ perusahaan, yaitu Rapat Umum Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi.

3.     Mewujudkan seluruh organ perusahaan dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaannya senantiasa dilandasi oleh nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan dan perundangundangan yang berlaku.















Laporan Keuangan Segmen PT Semen Gresik Tbk



PT Semen Gresik Tbk dan Anak Perusahaan pada saat ini melakukan kegiatan usaha sebagai berikut:

1. Manufaktur semen dan pendukungnya (Produksi semen)

2. Penambangan batu kapur dan tanah liat (Jasa pertambangan)

3. Pembuatan kantong kemasan (Kantong kemasan)

4. Pengembangan kawasan industri (Real estat) Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen usaha:




PT SEMEN GRESIK (PERSERO) Tbk

DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES

31 Desember 2006




Pendapatan dari
Pendapatan
Aktiva
Laba (Rugi)
pelanggan eksternal
antar Segmen
Segmen
Usaha
Produksi Semen
8,699,385,212
61,708,966
7,181,720,789
1,729,370,067
Jasa Pertambangan
-
138,984,675
97,744,027
13,054,551
Kantong/Kemasan
17,743,987
68,228,772
88,663,131
12,806,407
Real Estate
10,728,620
-
69,728,891
11,795,108
Total
8,727,857,819
268,922,413
7,437,856,838
1,767,026,133



Uji Pendapatan



Pendapatan dari
Pendapatan
Nilai Uji
Perlukah
pelanggan eksternal
antar Segmen
(10% x Rp8,996,780)
dilaporkan?
Produksi Semen
8,699,385,212
61,708,966
>
899,678,023
ya
Jasa Pertambangan
-
138,984,675
<
899,678,023
tidak
Kantong/Kemasan
17,743,987
68,228,772
<
899,678,023
tidak
Real Estate
10,728,620
-
<
899,678,023
tidak
Total
8,727,857,819
268,922,413



Uji Aktiva



Aktiva Segmen
Nilai Uji
Perlukah
(10% x Rp7,437,856,838)
Dilaporkan?
Produksi Semen
7,181,720,789
>
743,785,683.80
ya
Jasa Pertambangan
97,744,027
<
743,785,683.80
tidak
Kantong/Kemasan
88,663,131
<
743,785,683.80
tidak
Real Estate
69,728,891
<
743,785,683.80
tidak
Total
7,437,856,838



Uji Laba Usaha



Laba Operasi
Rugi Operasi
Nilai Uji
Perlu
Segmen Usaha
Segmen Usaha
(10% x Rp1,767,026,133)
Dilaporkan?
Produksi Semen
1,729,370,067
-
>
176702613.30
ya
Jasa Pertambangan
13,054,551
-
<
176702613.30
tidak
Kantong/Kemasan
12,806,407
-
<
176702613.30
tidak
Real Estate
11,795,108
-
<
176702613.30
tidak
Total
1,767,026,133

Telaah Ulang Perlunya Pelaporan (Uji Pendapatan 75%)

Segmen Jasa Pertambangan, Kantong/Kemasan, dan Real Estate tidak memenuhi criteria untuk semua jenis pengujian penentuan segmen yang perlu dilaporkan adalah Produksi Semen. Selain itu segmen yang dilaporkan harus memiliki 75% dari total pendapatan konsolidasi.

Pendapaatan Eksternal dari segmen Produksi Semen adalah Rp8.699.385.212 sedangkan nilai ujinya adalah Rp6.545.893.364, didapat dari Rp8.727.857.819 x 75%. Karena Rp8.699.385.212 lebih besar dari daripada 75% dari Rp8.727.857.819 maka tidak ada tambahan segmen yang perlu dilaporkan.





STRUKTUR ORGANISASI





Image result for struktur  pt semen gresik tbk





Idetifikasi Tingkatan Manajemen

Ø Manajemen Atas : Terdiri dari beberapa kebijakan dan ketentuan terkait, diantaranya dengan penetapan tugas dan tanggung jawab dari setiap fungsi yang berhubungan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengelolaan pengendalian internal perusahaan.

Ø Manajemen Tengah : Menerapkan praktik-praktik bisnis yang sehat dan beretika dalam menjalankan usaha dan aktivitas bisnis, serta mengimplementasikan Good Corporate Governance ( “ GCG ‘’ )

Ø Manajemen Bawah : Mendorong agar Organ Perusahaan yaitu RUPS, Dewan Komisaris dan Direksi dalam membuat keputusan dan menjalankan tindakan dilandasi oleh nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap ketenuan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.







Dewan Komisaris



Komisaris Utama
Mahendra Siregar, dilahirkan pada tanggal 17 Oktober 1962, diangkat sebagai Komisaris Perseroan pada RUPSLB 26 Juni 2012. Masa jabatan yang sekarang sebagai Komisaris Perseroan akan berakhir pada 2017. Beliau juga menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan RI periode 2011-2016. Akhir 2001 beliau bergabung dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebagai Staf Khusus. 2005 dilantik menjadi Deputi Menteri Bidang Koordinasi Kerjasama Internasional. Beliau kemudian ditunjuk menjadi Chairman dan CEO Indonesia Eximbank tahun 2009 dan dilantik menjadi Wakil Menteri Perdagangan pada tahun yang sama. Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tahun 1986 dan S-2 Ekonomi dari Monash University, Australia tahun 1991. 
Komisaris Independen
Hadi Waluyo, dilahirkan pada tanggal 03 April 1950 ,lulusan AKABRI 1972 pensiun pada tahun 2006 dengan pangkat LETJEND beberapa jabatan yang pernah dipegangnya antara lain AS OPS Kodam V/BRAWIJAYA 1995 dan RINDAM V/BRAWIJAYA 1996, PABANLAT SOPSAD 1997, DIRLAT KODIKLAT TNI-AD 1998, WAASOPS KASAD 1998, DANPUSTER TNI AD 1999 PANGDAM VI/TPR 2000-2002 ASOPS KASAD 2003 dan KODIKLAT TNI AD dan PANGKOSTRAD (2004-2006) pendidikan militer SESKOAD 1985 SESKOGA 1994 LEMHANAS 1998 mendapat gelar sarjana ilmu politik 1994 pada Universitas Terbuka dan pernah menjabat Komisaris Utama PT Mandala Airlines (2004-2006) ditunjuk jadi Komisaris Perseroan pada RUPS 2011 yang akan berakhir pada RUPS 2016.
Komisaris Independen
Muchammad Zaidun, dilahirkan pada tanggal 29 Mei 1952, diangkat sebagai Komisaris pada RUPS 2014. Masa jabatan sekarang akan berakhir sampai 2019. Saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Hukum UNAIR (2007-sekarang). Beliau juga menjabat sebagai Pengurus Asosiasi Mediator Indonesia (AMINDO) dan sebagai Anggota Dewan Etik Mahkamah Kostitusi sejak tahun 2011. Beliau menyelesaikan meraih gelar Sarjana Hukum dan  GeIar Magister Sains Ilmu Sosial dari UNAIR. 
Komisaris Independen
Farid Prawiranegara,  lahir pada tanggal 6 Maret 1948. Menamatkan S1 di Universitas Indonesia, mengambil jurusan Ekonomi. Sejak 2006 hingga sekarang menjadi Wakil Ketua Indonesian Institute of Management Accountants (IAMI). Sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT. Indoconsult pada 2001 sampai dengan 2005 dan Wakil Ketua Yayasan CPA Australia 2001 sampai dengan 2004.
Komisaris
Achmad Jazidie, lahir pada tanggal 19 Februari 1959, diangkat sebagai Komisaris Independen pada tahun 2007. Masa jabatan sebagai Komisaris Perseroan akan berakhir pada 2017. Ia juga menjadi dosen Fakultas Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Ketua Proyek Penelitian dan Pengembangan Pendidikan di ITS di ITS (2006-sekarang). Sebelumnya menjabat Wakil Rektor III ITS (2003-2007), Komisaris PT ITS Kemitraan (2006-2007), seorang Profesor tamu di Saga University, Jepang (2004) dan Ketua Program Public Link System Universitas (2003 -2007). Dia memiliki gelar doktor dalam Rekayasa Industri dan Sistem dari Hiroshima University, Jepang dan gelar Insinyur di bidang Teknik Listrik dari ITS.
Komisaris
Marwanto Harjowirjono, dilahirkan pada tanggal 6 Juni 1959, diangkat sebagai Komisaris pada RUPS 2014. Masa jabatan sekarang akan berakhir sampai 2019. Saat ini beliau menjabat sebagai Dirjen Perbendaharaan, Kementrian Keuangan sejak November 2013. Sebelumnya menjabat sebagai Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian dan menjadi Executive Director Asian Development Bank. Beliau menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Gajah Mada, pendidikan S2 di Vanderbilt University, Nashville, Tennessee, USA dan pendidikan S3 di Universitas Gajah Mada.
Komisaris
Wahyu Hidayat, dilahirkan pada tanggal 3 Juli 1954, diangkat sebagai Komisaris pada RUPS 2014. Masa jabatan sekarang akan berakhir sampai 2019. Beliau saat ini menjabat sebagai Deputi Bidang Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis, Kementerian BUMN sejak Maret 2013. Sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Kementerian BUMN pada tahun 2012 dan sebagai Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) sampai 2014. Beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada.



Direksi




Plt Direktur Utama
Suparni, lahir pada tanggal 13 Desember 1958, diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Semen Indonesia berdasarkan surat keputusan Dewan Komisaris PT Semen Indonesia (Persero) tbk Nomor 017/SI/Kep.DK/12.2014. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Direktur Produksi dan Litbang. Masa jabatan yang sekarang sebagai Direktur Perseroan akan berakhir pada 2017. Saat ini menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Dirut Semen Indonesia lewat keputusan Dewan Komisaris PT Semen Indoneseia (Persero) Tbk. Nomor 017/SI/Kep.DK/12.2014. Bergabung dengan Perseroan pada 1986. Sebelumnya menjadi Kepala Kompartemen Produksi Pabrik Tuban 2007 dan Kepala Departemen Pengembangan Perusahaan (2006-2007). Kepala Produksi II Pabrik Tuban (2002-2006). Lulusan Insinyur Listrik dari ITS Surabaya..
Direktur
Ahyanizzaman, lahir pada tanggal 06 Juli 1966, diangkat sebagai Direktur pada RUPS 2014. Sebelumnya diangkat menjadi Direktur Keuangan pada RUPSLB 11 Maret 2011 dan akan berakhir tahun 2016, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Keuangan (2006-2010), Kepala Divisi Keuangan dan Akuntansi (2010-2011), Kepala Bagian Akuntansi Keuangan (2006-2007), Kepala Bagian Akuntansi (2004-2006), Pjs Kepala Bagian Akuntansi (2002). Bergabung dengan Perseroan sejak tahun 1991. Lulusan S1 akuntansi Universitas Airlangga, Surabaya.
Direktur
Suharto, lahir pada tanggal 18 Oktober 1951, diangkat sebagai Direktur pada RUPS 2014. Sebelumnya beliau menjabat Direktur Litbang dan Operasional pada RUPSLB 2010. Masa jabatan yang sekarang sebagai Direktur Perseroan akan berakhir 2015. Beliau bergabung sejak pada 1979. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Departemen Produksi III Pabrik Tuban (2000-2002) dan Kepala Kompartemen Pabrik Tuban (2002-2005). Menjabat Kepala Departemen Pengembangan Perusahaan/Wakil Manajemen (2000). Sarjana Teknik Mesin dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya.
Direktur
Amat Pria Darma, lahir pada tanggal 13 Agustus 1961, diangkat sebagai Direktur pada RUPS 2014. Sebelumnya diangkat sebagai Direktur Pemasaran melalui RUPSLB 2012. Bertanggung jawab untuk kegiatan pemasaran Perseroan. Masa jabatan yang sekarang sebagai Direktur Perseroan akan berakhir 2017. Sebelumnya beliau menjabat sebagai GM Distribusi dan Transportasi (2011-2012), Kepala Divisi Distribusi dan Transportasi (2006-2010), staf Kompartemen Produksi (2004-2006). Bergabung dengan Perseroan tahun 1986. Beliau menyelesaikan jenjang strata 1 nya di jurusan Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya tahun 1985.

Dewan Komisaris




Komisaris Utama
Mahendra Siregar, dilahirkan pada tanggal 17 Oktober 1962, diangkat sebagai Komisaris Perseroan pada RUPSLB 26 Juni 2012. Masa jabatan yang sekarang sebagai Komisaris Perseroan akan berakhir pada 2017. Beliau juga menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan RI periode 2011-2016. Akhir 2001 beliau bergabung dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebagai Staf Khusus. 2005 dilantik menjadi Deputi Menteri Bidang Koordinasi Kerjasama Internasional. Beliau kemudian ditunjuk menjadi Chairman dan CEO Indonesia Eximbank tahun 2009 dan dilantik menjadi Wakil Menteri Perdagangan pada tahun yang sama. Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tahun 1986 dan S-2 Ekonomi dari Monash University, Australia tahun 1991. 
Komisaris Independen
Hadi Waluyo, dilahirkan pada tanggal 03 April 1950 ,lulusan AKABRI 1972 pensiun pada tahun 2006 dengan pangkat LETJEND beberapa jabatan yang pernah dipegangnya antara lain AS OPS Kodam V/BRAWIJAYA 1995 dan RINDAM V/BRAWIJAYA 1996, PABANLAT SOPSAD 1997, DIRLAT KODIKLAT TNI-AD 1998, WAASOPS KASAD 1998, DANPUSTER TNI AD 1999 PANGDAM VI/TPR 2000-2002 ASOPS KASAD 2003 dan KODIKLAT TNI AD dan PANGKOSTRAD (2004-2006) pendidikan militer SESKOAD 1985 SESKOGA 1994 LEMHANAS 1998 mendapat gelar sarjana ilmu politik 1994 pada Universitas Terbuka dan pernah menjabat Komisaris Utama PT Mandala Airlines (2004-2006) ditunjuk jadi Komisaris Perseroan pada RUPS 2011 yang akan berakhir pada RUPS 2016.
Komisaris Independen
Muchammad Zaidun, dilahirkan pada tanggal 29 Mei 1952, diangkat sebagai Komisaris pada RUPS 2014. Masa jabatan sekarang akan berakhir sampai 2019. Saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Hukum UNAIR (2007-sekarang). Beliau juga menjabat sebagai Pengurus Asosiasi Mediator Indonesia (AMINDO) dan sebagai Anggota Dewan Etik Mahkamah Kostitusi sejak tahun 2011. Beliau menyelesaikan meraih gelar Sarjana Hukum dan  GeIar Magister Sains Ilmu Sosial dari UNAIR. 
Komisaris Independen
Farid Prawiranegara,  lahir pada tanggal 6 Maret 1948. Menamatkan S1 di Universitas Indonesia, mengambil jurusan Ekonomi. Sejak 2006 hingga sekarang menjadi Wakil Ketua Indonesian Institute of Management Accountants (IAMI). Sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT. Indoconsult pada 2001 sampai dengan 2005 dan Wakil Ketua Yayasan CPA Australia 2001 sampai dengan 2004.
Komisaris
Achmad Jazidie, lahir pada tanggal 19 Februari 1959, diangkat sebagai Komisaris Independen pada tahun 2007. Masa jabatan sebagai Komisaris Perseroan akan berakhir pada 2017. Ia juga menjadi dosen Fakultas Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Ketua Proyek Penelitian dan Pengembangan Pendidikan di ITS di ITS (2006-sekarang). Sebelumnya menjabat Wakil Rektor III ITS (2003-2007), Komisaris PT ITS Kemitraan (2006-2007), seorang Profesor tamu di Saga University, Jepang (2004) dan Ketua Program Public Link System Universitas (2003 -2007). Dia memiliki gelar doktor dalam Rekayasa Industri dan Sistem dari Hiroshima University, Jepang dan gelar Insinyur di bidang Teknik Listrik dari ITS.
Komisaris
Marwanto Harjowirjono, dilahirkan pada tanggal 6 Juni 1959, diangkat sebagai Komisaris pada RUPS 2014. Masa jabatan sekarang akan berakhir sampai 2019. Saat ini beliau menjabat sebagai Dirjen Perbendaharaan, Kementrian Keuangan sejak November 2013. Sebelumnya menjabat sebagai Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian dan menjadi Executive Director Asian Development Bank. Beliau menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Gajah Mada, pendidikan S2 di Vanderbilt University, Nashville, Tennessee, USA dan pendidikan S3 di Universitas Gajah Mada.
Komisaris
Wahyu Hidayat, dilahirkan pada tanggal 3 Juli 1954, diangkat sebagai Komisaris pada RUPS 2014. Masa jabatan sekarang akan berakhir sampai 2019. Beliau saat ini menjabat sebagai Deputi Bidang Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis, Kementerian BUMN sejak Maret 2013. Sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Kementerian BUMN pada tahun 2012 dan sebagai Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) sampai 2014. Beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada.



Direksi




Plt Direktur Utama
Suparni, lahir pada tanggal 13 Desember 1958, diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Semen Indonesia berdasarkan surat keputusan Dewan Komisaris PT Semen Indonesia (Persero) tbk Nomor 017/SI/Kep.DK/12.2014. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Direktur Produksi dan Litbang. Masa jabatan yang sekarang sebagai Direktur Perseroan akan berakhir pada 2017. Saat ini menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Dirut Semen Indonesia lewat keputusan Dewan Komisaris PT Semen Indoneseia (Persero) Tbk. Nomor 017/SI/Kep.DK/12.2014. Bergabung dengan Perseroan pada 1986. Sebelumnya menjadi Kepala Kompartemen Produksi Pabrik Tuban 2007 dan Kepala Departemen Pengembangan Perusahaan (2006-2007). Kepala Produksi II Pabrik Tuban (2002-2006). Lulusan Insinyur Listrik dari ITS Surabaya..
Direktur
Ahyanizzaman, lahir pada tanggal 06 Juli 1966, diangkat sebagai Direktur pada RUPS 2014. Sebelumnya diangkat menjadi Direktur Keuangan pada RUPSLB 11 Maret 2011 dan akan berakhir tahun 2016, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Keuangan (2006-2010), Kepala Divisi Keuangan dan Akuntansi (2010-2011), Kepala Bagian Akuntansi Keuangan (2006-2007), Kepala Bagian Akuntansi (2004-2006), Pjs Kepala Bagian Akuntansi (2002). Bergabung dengan Perseroan sejak tahun 1991. Lulusan S1 akuntansi Universitas Airlangga, Surabaya.
Direktur
Suharto, lahir pada tanggal 18 Oktober 1951, diangkat sebagai Direktur pada RUPS 2014. Sebelumnya beliau menjabat Direktur Litbang dan Operasional pada RUPSLB 2010. Masa jabatan yang sekarang sebagai Direktur Perseroan akan berakhir 2015. Beliau bergabung sejak pada 1979. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Departemen Produksi III Pabrik Tuban (2000-2002) dan Kepala Kompartemen Pabrik Tuban (2002-2005). Menjabat Kepala Departemen Pengembangan Perusahaan/Wakil Manajemen (2000). Sarjana Teknik Mesin dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya.
Direktur
Amat Pria Darma, lahir pada tanggal 13 Agustus 1961, diangkat sebagai Direktur pada RUPS 2014. Sebelumnya diangkat sebagai Direktur Pemasaran melalui RUPSLB 2012. Bertanggung jawab untuk kegiatan pemasaran Perseroan. Masa jabatan yang sekarang sebagai Direktur Perseroan akan berakhir 2017. Sebelumnya beliau menjabat sebagai GM Distribusi dan Transportasi (2011-2012), Kepala Divisi Distribusi dan Transportasi (2006-2010), staf Kompartemen Produksi (2004-2006). Bergabung dengan Perseroan tahun 1986. Beliau menyelesaikan jenjang strata 1 nya di jurusan Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya tahun 1985.
Direktur
Gatot Kustyadji, lahir pada tanggal 25 Juli 1963, diangkat sebagai Direktur pada RUPS 2014, masa jabatannya yang sekarang akan berakhir pada tahun 2019. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Direktur Litbang PT Semen Tonasa (2005-2010), Direktur Litbang dan Operasional PT Semen Tonasa (2011-2012), Direktur Produksi PT Semen Tonasa (2012-2014) dan sebagai Direktur Utama PT. Semen Gresik. Beliau menempuh pendidikan S1  Teknik Kimia di Institut Teknologi 10 November dan S1 Manajemen di Universitas Indonesia. Menempuh pendidikan S2 Ekonomi Perencanaan Pembangunan, Universitas Andalas. Meraih gelar Doktor pada bidang sumber daya manusia dari Universitas Brawijaya.
Direktur
Johan Samudra, lahir pada tanggal 22 Juni 1956, diangkat sebagai Direktur pada RUPS 2014, masa jabatannya yang sekarang akan berakhir pada tahun 2019. Sebelumnya beliau menjabat sebagai CEO Thang Long Cement Vietnam, Direktur Litbang PT Semen Padang (2003-2005) dan sebagai GM Capex Management Group PT Semen Gresik. Menempuh pendidikan S2 Manajemen Keuangan Universitas Andalas.



Implementasi




Perseroan memastikan bahwa prinsip-prinsip dasar GCG diterapkan pada setiap aspek bisnis dan di semua jajaran. Prinsip dasar tata kelola perusahaan meliputi keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability), responsibilitas (responsibility), independensi (independency) serta kewajaran dan kesetaraan (fairness).



Sejalan dengan program transformasi korporasi dan inovasi yang terus berkembang, Perseroan senantiasa melengkapi berbagai pranata organisasi dan membangun mekanisme pengelolaan bisnis yang andal. Hal ini diwujudkan melalui penerapan praktik-praktik tata kelola perusahaan yang baik (GCG) pada seluruh tingkatan dan jenjang organisasi secara konsisten sehingga akan memastikan terciptanya keseimbangan bisnis secara paripurna dan menyeluruh (360 derajat) bagi seluruh stakeholderdan seluruh kepentingan, baik ekonomi maupun sosial, individu dengan kelompok, internal juga eksternal , jangka pendek dan jangka panjang serta kepentingan pemegang saham (shareholders) dan pemangku kepentingan (stakeholders) akan menuju pada titik keseimbangan.



Penerapan asas transparansi dilakukan melalui pelaksanaan berbagai kegiatan dan media komunikasi yang intensif dan dikelola secara profesional, sehingga para investor, pemegang saham, kreditur, masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan dapat mengetahui kinerja dan kegiatan pengelolaan perusahaan secara merata.



Perseroan melaksanakan prinsip akuntabilitas dengan menitikberatkan pada peningkatan fungsi dan peran setiap Organ Perseroan dan Manajemen sehingga pengelolaan usaha Perseroan dapat berjalan dengan baik. Perseroan menerapkan sistem pengendalian internal dengan sebagian tugasnya adalah melakukan pengawasan internal.



Perseroan menerapkan asas tanggung-jawab dengan senantiasa berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian dan memastikan kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penerapan prinsip kemandirian atau independency Perseroan dilaksanakan dengan proses pengambilan keputusan yang bebas dari benturan kepentingan (conflic of interest) serta pengaruh/tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat.



Perseroan menerapkan azas kesetaraan dengan memperlakukan seluruh stakeholders secara berimbang (equal treatment) antara hak dan kewajiban yang diberikan kepada dan oleh Perseroan. Perseroan membuka akses informasi kepada seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan sumbang-saran bagi kemajuan Perseroan, namun Perseroan juga menetapkan aturan kerahasiaan informasi yang membatasi akses informasi oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan.



Beberapa program yang dilaksanakan pada tahun 2013 sebagai bukti komitmen manajemen Perseroan dalam penerapan GCG di antaranya adalah :

·          Penerapan secara optimal Pedoman Sistem pelaporan pelanggaran(Whistle bolwing policy)

·          Penerapan secara optimal Board Manual dan Pedoman Kode Etik.

·          Penerapan secara optimal Pedoman IT Governance.

·         

:

·          Penerapan secara optimal Pedoman Sistem pelaporan pelanggaran(Whistle bolwing policy)

·          Penerapan secara optimal Board Manual dan Pedoman Kode Etik.

·          Penerapan secara optimal Pedoman IT Governance.





REFERENSI

















Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL ILMIAH SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ( SIA )

PENGERTIAN SERVICE STRATEGY, SERVICE DESIGN, SERVICE TRANSITION, SERVICE OPERATION DAN CONTINUAL SERVICE IMPROVEMENT