Sejarah Dan Struktur PT Semen Gresik Tbk
Sejarah Perusahaan & Struktur Organisasi PT
Semen Gresik Tbk
A. Latar Belakang
Dalam menghadapi
lingkungan kerja yang semakin dinamis dan selalu berubah, maka suatu organisasi
atau perusahaan dituntut untuk dapat menyesuaikan diri baik secara internal
maupun ekternal. Hal ini merupakan konsekuensi dari suatu organisasi karena
telah memasuki era persaingan yang ketat dan selalu berubah.
Suatu organisasi dapat
dikatakan berhasil jika organisasi tersebut dapat melakukan perubahan untuk
menghadapi persaingan, tangkas dan cermat, mampu mengembangkan inovasi baru dan
selalu siap menghadapi persaingan baru. Akan tetapi tidak semudah yang
dilakukan karena perubahan-perubahan yang dilakukan oleh organisasi harus
dilakukan dengan melalui berbagai pemikiran dan pertimbangan terlebih dahulu.
Perubahan dapat
diartikan membuat sesuatu menjadi berbeda di masa lalu, masa kini, dan masa
depan. Untuk merealisasikan perubahan harus menggunakan rencana yang matang dan
penuh perhitungan. Seperti halnya yang dilakukan di PT. Semen Gresik (persero)
Tbk sebelum melakukan suatu perubahan, perusahaan ini dengan terencana dan
terarah melakukan kegiatan perubahan yang berorientasi pada tujuan yang ingin
dicapai.
Adapun yang melatar belakangi
suatu perubahan dalam organisasi adalah bagaiamana kemampuan dari organisasi
tersebut dalam bertahan hidup di dalam persaingan yang tinggi dan selalu
dinamis baik dari faktor internal maupun eksternal.
Tujuan Perubahan PT.
Semen Gresik (persero) Tbk melakukan perubahan dalam organisasinya adalah
mempunyai beberapa tujuan organisasi yang ingin dicapai yang berfungsi untuk
tetap survive dan mampu bersaing. Beberapa tujuan perubahan ini adalah sebagai
berikut :
1. Perubahan dalam upaya perbaikan kemampuan
organisasi untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan.
2. Perubahan dalam mengukur kinerja perusahaan
berdasarkan peningkatan kapasitas produksi dan laba bersih.
3. Perubahan dalam upaya peningkatan kinerja
karyawan.
4. Perubahan dalam implementasi penerapan sistem
TI yang terintegrasi
BAB II
ISI
B.
Profile PT Semen Gresik (Persero) tbk
Susunan
Direksi
·
Direktur Utama Dwi Soetjipto
·
Wakil Direktur Utama Rudiantara
·
Direktur Keuangan Cholil Hasan
·
Direktur Litbang & Operasional Suharto
·
Direktur Pemasaran Irwan Suarly
VISI :
Menjadi perusahaan persemenan bertaraf
internasional yang terkemuka dan mampu meningkatkan nilai tambah kepada para
pemangku kepentingan (stakeholders).
MISI :
·
Memproduksi,
memperdagangkan semen dan produk terkait lainnya yang berorientasikan kepuasan
konsumen dengan menggnakan teknologi yang ramah lingkungan.
·
Mewujudkan manajemen
perusahaan yang berstandar internasional dengan menjunjung tinggi etika bisnis,
semangat kebersamaan, dan bertindak proaktif, efisien serta inovatif dalam
berkarya.
·
Memiliki
keunggulan bersaing dalam pasar semen domestik dan internasional.
·
Memberdayakan dan
mensinergikan unit-unit usaha strategik untuk meningkatkan nilai tambah secara
berkesinambungan.
·
Memiliki komitmen
terhadap peningkatan kesejahteraan pemangku kepentingan (stakeholders) terutama
pemegang saham, karyawan dan masyarakat sekitar.
C. SEJARAH
SINGKAT
PT Semen Gresik (Persero) Tbk merupakan
perusahaan yang bergerak dibidang industri semen. Diresmikan di Gresik pada
tanggal 7 Agustus 1957 oleh Presiden RI pertama dengan kapasitas terpasang
250.000 ton semen per tahun. Pada tanggal 8 Juli 1991 Semen Gresik tercatat di
Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya serta merupakan BUMN pertama yang go
public dengan menjual 40 juta lembar saham kepada masyarakat. Sampai dengan
tanggal 30 September 1999 komposisi kepemilikan saham berubah menjadi
Pemerintah RI 15,01%, Masyarakat 23,46% dan Cemex 25,53%.Pada Tanggal 27 Juli
Juli 2006 terjadi transaksi penjualan saham CEMEX S.S de. C.V pada Blue valley
Holdings PTE Ltd. Sehingga komposisi kepemilikan saham sampai saat ini berubah
menjadi Pemerintah RI 51,01%, Blue Valley Holdings PTE Ltd 24,90%, dan
masyarakat 24,09%.Saat ini kapasitas terpasang Semen Gresik Group (SGG) sebesar
16,92 juta ton semen per tahun, dan menguasai sekitar 46% pangsa pasar semen
domestik.
Perseroan memproduksi berbagai jenis semen, antara lain :
1. Semen Portland Tipe I.
Dikenal pula sebagai ordinary Portland Cement (OPC), merupakan semen hidrolis
yang dipergunakan secara luas untuk konstruksi umum, seperti konstruksi
bangunan yang tidak memerlukan persyaratan khusus, antara lain : bangunan,
perumahan, gedung-gedung bertingkat, jembatan, landasan pacu dan jalan raya.
2. Semen Portland Tipe II. Di
kenal sebagai semen yang mempunyai ketahanan terhadap sulfat dan panas hidrasi
sedang. Misalnya untuk bangunan di pinggir laut, tanah rawa, dermaga, saluran
irigasi, beton massa dan bendungan.
3. Semen Portland Tipe III.
Semua jenis ini merupakan semen yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan
bangunan yang memerlukan kekuatan tekan awal yang tinggi setelah proses
pengecoran dilakukan dan memerlukan penyelesaian secepat mungkin. Misalnya
digunakan untuk pembuatan jalan raya, bangunan tingkat tinggi dan bandar udara.
4. Semen Portland Tipe V.
Semen jenis ini dipakai untuk konstruksi bangunan-bangunan pada tanah/air yang
mengandung sulfat tinggi dan sangat cocok untuk instalasi pengolahan limbang
pabrik, konstruksi dalam air, jembatan, terowongan, pelabuhan dan pembangkit
tenaga nuklir.
5. Special Blended Cement
(SBC). Semen khusus yang diciptakan untuk pembangunan mega proyek jembatan
Surabaya-Madura (Suramadu) dan cocok digunakan untuk bangunan di lingkungan air
laut. Dikemas dalam bentuk curah.
6. Portland Pozzolan Cement
(PPC). Semen Hidrolis yang dibuat dengan menggiling terak, gypsum dan bahan
pozzolan. Digunakan untuk bangunan umum dan bangunan yang memerlukan ketahanan
sulfat dan panas hidrasi sedang. Misalnya, jembatan, jalan raya, perumahan,
dermaga, beton massa, bendungan, bangunan irigasi dan fondasi pelat penuh.
D. LOKASI PABRIK
Lokasi pabrik sangat strategis di
Sumatera, Jawa dan Sulawesi menjadikan Semen Indonesia group (SIG) mampu
memasok kebutuhan semen di seluruh tanah air yang didukung ribuan distributor,
sub distributor dan toko-toko.
1. Semen Padang.
Semen Padang memiliki 4 (empat) pabrik semen, kapasitas
terpasang 5,24 juta ton semen pertahun berlokasi di Indarung, Sumatera Barat.
Semen Padang memiliki 5 pengantongan semen, yaitu : Teluk Bayur, Belawan,
Batam, Tanjung Priok dan Ciwandan.
2. Semen
Gresik.
Semen Gresik memiliki 3 pabrik dengan kapasitas terpasang 8,2
juta ton semen per tahun yang berlokasi di Tuban, Jawa Timur. Semen Gresik
memiliki 2 pelabuhan, yaitu : Pelabuhan khusus Semen Gresik di Tuban dan
Gresik.
3. Semen Tonasa.
Semen Tonasa memiliki 3 pabrik semen, kapasitas terpasang 3,48
juta ton semen per tahun, berlokasi di Pangkep, Sulawesi Selatan. Semen Tonasa
memiliki 7 (tujuh) pengantongan semen, yaitu : Biringkasi, Makassar, Samarinda,
Banjarmasin, Bitung, Palu, Ambon, Celukan Bawang, Bali.
4. Thang
Long Cement (TLCC)
Merupakan salah satu perusahaan penghasil semen terkemuka di
Vietnam dengan total kapasitas produksi 2,3 juta ton per tahun, dihasilkan dari
pabrik yang baru dengan tekhnologi terkini, berlokasi di Provinsi Quang Ninh.
Thang Long Cement memiliki tambahan dua ijin pengembangan pabrik baru di
provinsi Quang Ninh dan Binh Phuoc, Vietnam.
E. ANALISIS SWOT
Kekuatan
· PT Semen Gresik
merupakan BUMN (Badan Usaha Milik Negara). PT Semen Gresik sudah go public dan
menjadi BUMN pertama yang menjual sahamnya kepada masyarakat.
· Lokasi pabrik yang
strategis. Lokasi yang strategis memberikan keunggulan yang kompetitif dan
komepratif dalam manajemen biaya distribusi dan kontiyuitas pasokan.
· Memiliki SDM yang
kompetitif dan berkualitas. Perseroan memiliki keunggulan dalam Sumber Daya
Manusia (SDM) yang memiliki kompetensi di bidang perekayasaan teknis dan jasa
konsultasi dalam persemenan serta industri terkait.
· Memiliki jangkauan
distribusi ke seluruh penjuru daerah pemasaran. PT Semen Gresik Tbk mempunyai
keunggulan distribusi yang didukung oleh 19 unit gudang penyangga di sejumlah
wilayah strategis di Jawa dan Bali.
· Sarana promosi yang
menyeluruh ke berbagai media. Kebijakan promosi yang dilakukan Semen Gresik
guna meningkatkan penjualannya yang antara lain: TV pada pesawat terbang, papan
nama toko, bilboard, radio, point, koran, majalah, branding event, bando jalan,
dan branding mobile.
· Memiliki sumber dana
dari pemerintah Republik Indonesia. Sebagai salah satu BUMN di indonesia,
tentunya pemerintah akan membantu pendanaan bagi kegiatan operasional
perusahaannya.
Kelemahan
·
Kebijakan harga yang
masih bergantung pada brain. Dimana ditentukan dari pergerakan harga setiap
hari.
·
Daerah pemasaran yang belum
menjangkau seluruh wilayah indonesia. Semen Gresik memiliki daerah pemasaran
hanya di 13 provinsi.
Kesempatan
· Rencana pembangunan
pabrik baru. Pembangunan pabrik baru untuk mengantisipasi pertumbuhan
permintaan semen nasional dan untuk mempertahankan pangsa pasar karena
perseroan telah memaksimalkan utilasi pabriknya.
· Rencana pembangunan
pembangkit listrik. Sedangkan pembangunan pembangkit listrik untuk mensuplai
kebutuhan listrik di pabrik semen dengan harga yang lebih murah dari PLN
sehingga dapat menekan biaya produksi kompetitif Semen Gresik.
· Jumlah penduduk yang
meningkat. Dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk maka secara tidak
langsung permintaan konsumen terhadap kebutuhan hidupnya atas suatu produk akan
meningkat pula.
· Perkembangan
teknologi. Dengan semakin canggihnya teknologi dan dapat memenuhi kebutuhan
manusia secara maksimal sehingga dalam pengolahan bahan baku membuat kuantitas
produksi lebih tinggi dan mutu lebih baik.
· Segmen pasar berbagai
kalangan dan golongan. Yaitu rumah tangga (>70%). Industri redimen, industri
pemakai bahan semen, dan kontraktor
Ancaman
·
Pertumbuhan ekonomi.
Perekonomian indonesia sudah membaik dari tahun ke tahun dan tentunya dapat
berpengaruh pada perusahaan.
·
Perkembangan politik
yang tidak stabil. Hal ini dapat menyebabkan berkurangnya investor asing yang
akan menanamkan modalnya dan hilangnya kepercayaan untuk bekerja sama dengan
indonesia.
·
Suplai bahan baku batu
kapur dari alam yang terbatas. Alam sangat berpengaruh terhadap pemenuhan bahan
baku di dalam kegiatan produksi perusahaan.
PT. Semen Gresik
memiliki banyak pesaing. Persaingan terjadi dari segi upaya untuk mencapai
produksi seoptimal mungkin, kemampuan manajerial, penjualan, produksi clinker
maupun dari semen itu sendiri.
F.
MARKETING MIX
Produk
Perseroan memproduksi
berbagai jenis semen. Semen utama yang di produksi adalah Semen Portland Tipe I
(OPC). Di samping itu juga memproduksi berbagai tipe khusus dan semen campuran
(mixed cement), untuk penggunaan yang terbatas dan dalam jumlah yang lebih
kecil daripada OPC. Berikut ini penjelasan mengenai jenis semen yang di
produksi serta pengunaannya.
Ordinary Portland Cement Tipe I
Semen hidrolis yang dipergunakan
secara luas untuk konstruksi umum, seperti konstruksi bangunan yang tidak
memerlukan persyaratan khusus, antara lain bangunan perumahan, gedung-gedung
bertingkat, jembatan, landasan pacu dan jalan raya.
Portland Composite Cement (PCC)
Adalah bahan pengikat
hidrolis haisl penggilingan bersama-sama terak, gypsum, dan satu atau lebih
anorganic. Kegunaan semen jenis ini untk konstruksi beton umum, pasangan batu
bata, plesteran, selokan, pembuatan elemen bangunan khusus seperti beton
pracetak, beton pratekan, dan paving block.
Super Masonary Cement
(SMC)
Adalah semen yang
dapat digunakan untuk konstruksi perumahan dan irigasi yang struktur betonnya
maksimal K225. Dapat juga digunakan untuk bahan baku pembuatan genteng beton
hollow brick, paving block, dan tegel.
Oil Well
Cement, Class G-Hsr (HIGH SULFATE RESISTANCE)
Merupakan semen khusus
yang digunakan untuk pembuatan sumur minyak bumi dan gas alam dengan kontruksi
sumur minyak di bawah permukaan laut dan bumi. OWC yang telah diproduksi adalah
Class G, High Sulfat Resistance (HSR) disebut juga sebagai (Basic OWC".
Aditif dapat ditambahkan untuk pemakaian pada berbagai kedalaman dan
temperature tertentu.
Special Blended
Cement(SBC)
Adalah semen khusus
yang diciptakan untuk pembangunan mega proyek jembatan Surabaya Madura
(Suramadu) dan cocok digunakan untuk bangunan di lingkungan air laut. Dikemas
dalam bentuk curah.
Price
PT Semen Gresik pada
saat ini masih menetapkan harga pasaran yang masih dapat terjangkau oleh
konsumen, harga dari produk Semen Gresik, Semen Padang, Semen Tonasa dan Semen
Thang Long yang masih berada di naungan PT Semen Indonesia masih menetapkan
harga berkisar Rp 52.000 hingga Rp 53.000 sesuai dengan jenis dari produk
yang dipasarkan. Setiap produk memiliki harga yang berbeda-beda dikarenakan
kegunaan yang berbeda pula. Harga dari Semen Gresik dengan berat 50 kg sebesar
Rp 61.000, dan 40 kg sebesar Rp 50.000. Semen Padang berat 50 kg dengan harga
Rp 60.000, berat 40 kg dengan harga Rp 49.000. Semen Gresik dan Semen Tonasa
memiliki harga yang tinggi dibanding dengan harga semen lainnya dikarenakan
Semen Gresik dan Semen Padang memiliki konsumen yang tinggi.
Place
Ketepatan waktu
pengiriman merupakan hal yang penting yang harus diperhatikan oleh PT
Semen Gresik (persero) tbk. Untuk menjaga ketersediaan barang demi kepuasan
pelanggan. Armada transportasi untuk bagged cement menggunakan truk tronton,
trailer, dll. Disesuaikan dengan kondisi jalan dan truk, untuk melayani
konsumen proyek atau pabrik diseluruh wilayan pemasaran Semen Gresik.
Perusahaan Semen
Gresik dalam pendistribusiannya menggunakan jalur darat, laut, gudang
penyangga, dan pengantongan semen. Usaha yang saat ini dijalankan perusahaan
melalui jalur laut dengan memanfaatkan beberapa pelabuhan di Indonesia seperti
Teluk Bayur dengan kapasitas daya angkut kapal mencapai 90.000 ton. Dan di
Tuban perusahaan juga memiliki jalur laut yang terletak di pelabuhan Tuban
dengan kapasitas daya angkut kapal mencapai max 40.000 ton. Sedangkan di daerah
bingkasi perusahan mempunyai jalur air yang terletak
Gudang penyangga
juga berfungsi dalam pendistribusian kepada konumen akhir atupun konsumen
organisasi. Fungsi gudang penyangga itu sendiri adalah sebagai tempat untuk menyimpan
semen yang telah dikemas dan siap untuk dikirim ke distributor dan disalurkan
untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Dengan begitu perusahaan mempunyai
stok barang yang masih terdapat didalam gudang apabila suatu saat dalam
pengiriman terdapat masalah yang harus dihadapi. PT Semen Gresik mempunyai
gudang penyangga hanya di daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur dan
Bali.
Dalam upaya memenuhi
kebutuhan konsumen dengan cepat, PT Semen Gresik mendirikan pengantongan semen
di berbagai provinsi guna mempercepat proses pengemasan dan
pendistribusian. Provinsi yang menjadi tempat stategis dalam pengantongan
semen dari perusahaan Semen Gresik antara lain, Aceh, Belawan, Batam, Teluk
Bayur, Tanjung Priok, Ciwandan, Pelabuhan Tuban, Pelabuhan Gresik, Makasar,
Bingkasi, Banjarmasin, Samarinda, Bitung, Ambon dan rencana perusahaan akan
mendirikan satu pengantongan semen untuk memenuhi kebutuhan semen di daerah
Papua.
Promotion
Dalam mempromosikan
produknya, perusahaan Semen Gresik melalau divisi pengembangan pemasarannya
melaksanakan srategi komunikasi pemasaran dengan konsumen dalam bentuk atau
jenis periklanan (advertising), melalui media cetak maupun elektronik, promosi
penjualan (sales promotion) melalui pemberian souvenir pada saat pameran, hubungan
masyarakat (humas) melalui media bulletin perusahaan yakni buletin gapura,
pelayanan siaga 24 jam bebas pulsa, dan sponsorship melalui partisipasi pada
event-event, baik event olahraga, kesenian maupun pergelaran musik, promosi
dengan memberikan sumbangan pembangunan infrastruktur dan sebagainya.
G. ANALISIS
STP
Segmetation
PT Semen Gresik
menetapkan beberapa wilayah indonesia sebagai segmen pasarnya. Dalam menemenuhi
segemen yang telah ditetapkan tersebut perusahaan Semen Gresik membangun pabrik
pengemasan di Aceh, Belawan, Batam, Teluk Bayur, Tanjung Priok, Ciwandan,
Pelabuhan Tuban, Pelabuhan Gresik, Makasar, Bingkasi, Banjarmasin, Samarinda,
Bitung, Ambon guna mempermudah jika suatu saat perusahaan akan melakukan
ekspansi pembangunan pabrik baru untuk mencukupi kebutuhan konsumsi semen
disetiap segmen yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Pada umumnya segmen
dari PT Semen Gresik ini mencakup Negara Indonesia saja, tetapi karena seiring
dengan ekspansi perusahaan yang terjadi di berbagai Negara baik dengan
melakukan akuisisi dan membangaun pabrik baru, membuat segmen PT Semen Gresik
meluas pula. Kini perusahaan mampu memasok produknya ke berbagai Negara
seperti Singapura, Malaysia, Korea, Vietnam, Taiwan, Hongkong, Kamboja,
Bangladesh, Yaman, Norfolk USA, Australia, Canary Island, Mauritius, Nigeria,
Mozambik, Gambia, Benin dan Madagaskar, dimana jalur pemasarannya hingga Asia,
Australia, Eropa, Afrika dan Amerika
Rencana terbaru dari perusahaan Semen Gresik adalah membangung pabrik
pengemasan produk di Papua Barat guna memberikan pendistribusian ke wilayah
papua secara cepat dan merata. Jika dilihat dari segmen perusahaan Semen Gresik
maka dapat dikatakan bahwa Semen Gresik memandang segmennya berdasarkan
geografis.
Targeting
Melihat dari segmen
yang ditentukan oleh PT Semen Gresik tersebut dapat dipastikan bahwa target
yang diincarnya adalah seluruh masyarakat yang ada di Indonesia. Mengapa
PT Semen Gresik mengincar seluruh wilayah Indonesia, hal itu disebabkan oleh
Indonesia masih merupakan Negara yang Sedang Berkembang dan dapat dipastikan
konsumsi akan semen juga akan meningkat. Dalam penelitian bahwa indonesia
merupakan negara ke tiga yang memiliki konsumsi semen terendah perkapitanya,
tetapi kebutuhan semen meningkat pada tahun ini dikarenakan sedang maraknya
bisnis yang bergerak pada bidang propeti. Pada saat ini para pembisnis properti
tidak mengeluhkan harga semen yang sedang naik berkisar Rp 1000,- dari
biasanya, hal itu dikarenakan kebutuhan akan semen tetap menjadi hal utama
dalam membangun proyek-proyek yang sedang berjalan.
Target pasar dari
produk PT. Semen Gresik (Persero) Tbk, ialah semua kalangan masyarakat, dari
partai kecil (masyarakat umum) sampai partai besar (contraktor building,
pabrikan, dan ready mix) dan dunia.
Positioning
Positioning
Semen Gresik adalah
perusahaan semen terbesar di Indonesia dengan pangsa pasar sekitar 41% pada
tahun 2011 dan merupakan induk dari perusahan Semen Padang dan Semen Tonasa.
Pada tahun 2013 bulan Januari Semen Gresik Group (SGG) mengganti nama
naungannya menjadi Semen Indonesia dengan tujuan perusahaan dapat menjadi lebih
agresif lagi dalam melakukan ekspansi, dan tujuan dari pergantian mama
perusahaan salah satunya agar tidak timbulnya kesenjangan antar pemegang saham
yang berada pada anak-anak perusahaan maupun investor, nama Semen Indonesia
juga melambangkan nasionalisme.
Pada tahun 2013 Semen
Gresik masih merupakan pemimpin pasar dengan pangsa pasar sekitar 40,89% pada
tahun 2012. dan PT Semen Gresik telah mengakuisisi perusahaan semen terbesar di
Vietnam yang bernama Thang Long cement dengan memegang saham terbesar 51%.
Dengan begitu posisi Semen Indonesia melonjak naik dan menjadi perusahaan yang
terbesar di Asia Tenggara.
H. MARKET
SHARE PT SEMEN GRESIK
Semen Gresik Kuasai 40,89% Pangsa Pasar
Grup Semen Gresik
masih menjadi penguasa terbesar pasar semen di wilayah Indonesia, dengan pangsa
pasar (market share) 40,89% pada 2012. Perseroan melalui PT Semen Gresik
Tbk, PT Semen Padang, dan PT Semen Tonasa, berhasil menjual 10,29 juta ton
semen.
Angka penjualan Grup
Semen Gresik tersebut meningkat 12,24% dibandingkan periode yang sama tahun
lalu 9,16 juta ton. Namun, pangsa pasar BUMN yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia melalui PT Semen Gresik Tbk ini sedikit turun sekitar 1% dibandingkan
semester I tahun lalu.
Data Asosiasi Semen
Indonesia (AS1) menyebutkan, total konsumsi semen di Tanah Air mencapai 25,89
juta ton, atau naik 15,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 22,49 juta
ton. Angka tersebut telah mencapai 48% dari target konsumsi di Tanah Air
sebesar 54 juta ton.
Penjualan PT
Indocement Tunggal Prakarsa Tbk sebanyak 8,55 juta ton di pasar dalam negeri,
atau dengan penguasaan pangsa pasar 33% pada semester I-2012. Penjualannya naik
22% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 7 juta ton.
PT Holcim Indonesia
Tbk berhasil menjual 4,06 juta semen, atau naik 16,67% dan menguasai market
share 15,69%. Produsen semen lainnya, antara lain Bosowa dan Lafarge, menjual
2,98 juta ton di Tanah Air, atau menguasai pangsa pasar 11,53 juta ton.
I.
STRATEGI PERUSAHAAN SEMEN GRESIK
Komunikasi pemasaran
memegang peranan yang sangat penting dalam pemasaran produk, karena komunikasi
pemasaran memilki kemampuan untuk menggugah minat semua orang yang menjadi
target sasaran tergerak untuk melakukan pembelian. Dengan strategi komunikasi pemasaran
yang terencana dengan baik dimana meliputi tentang penggunaan teknik dan media
komunikasi yang tepat maka informasi dan pengaruh yang diinginkan dari
pelaksanaan strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh suatu perusahaan
akan tercapai. Menyadari pentingnya komunikasi pemasaran sebagai alat
penyebaran informasi tentang suatu produk dari perusahaan ke masyarakat, PT.
Semen Gresik (Persero) Tbk (khususnya Divisi Pengembangan Pemasaran) membangun
komunikasi melalui strategi komunikasi pemasaran diharapkan dapat menciptakan
hubungan komunikasi yang efektif dalam rangka mempromosikan produk kepada
konsumen.
Strategi komunikasi
pemasaran dalam pelaksanaannya dijalankan melalui proses penentuan segmentasi
pasar, penetapan penyampai pesan (komunikator), pengemasan pesan, pemilihan
sarana penyampai pesan berupa periklanan, promosi penjualan, hubungan
masyarakat dan publisitas, penjualan pribadi, serta pemasaran langsung.
Kemudian evaluasi sebagai proses akhir dalam strategi komunikasi pemasaran.
Unit analisis dalam
penelitian adalah Divisi Pengembangan Pemasaran PT. Semen Gresik Persero (Tbk).
Penetapan informan penelitian dengan menggunakan teknik purposive sampling
(sampel bertujuan), sehingga diperoleh informan sebanyak tiga informan. Teknik
pengumpulan data melalui wawancara terstruktur dan dokumenter.
Teknik analisis data
deskriptif kualitatif yang menggambarkan uraian-uraian berdasarkan data yang
berkaitan dengan strategi komunikasi pemasaran PT. Semen Gresik Teknik
keabsahan data dilakukan dengan menggunakan trianggulasi sumber. Untuk
segmentasi sasarannya dapat diketahui bahwa target pasar dari produk PT. Semen
Gresik (Persero) Tbk, ialah semua kalangan masyarakat, dari partai kecil
(masyarakat umum) sampai partai besar (contraktor building, pabrikan, dan ready
mix) dan dunia. Penetapan komunikator dalam kegiatan komunikasi pemasaran
tersebut menempatkan seluruh karyawan PT. Semen Gresik sebagai komunikator,
namun dalam beberapa praktek dan kegiatan seperti dalam sponsorship, periklanan
di media cetak maupun elektronik. komunikator yang berperan adalah staff divisi
pengembangan pemasaran. PT Semen Gresik (Persero) Tbk. Dalam mempromosikan
produknya oleh Divisi Pengembangan Pemasaran PT Semen Gresik (Persero) Tbk
melaksanakan strategi komunikasi pemasaran dengan konsumen dalam bentuk atau
jenis periklanan (advertising) melalui media cetak maupun elektronik, promosi
penjualan (sales promotion) melalui pemberian souvenir pada saat pameran,
hubungan masyarakat (humas) melalui media bulletin perusahaan yakni Bulletin
Gapura, pelayanan siaga 24 jam dan bebas pulsa, dan sponsorship melalui
partisipasi pada event-event,baik event, olahraga, kesenian maupun pagelaran
musik.
J.
ANALISIS KESUKSESAN PT. SEMEN GRESIK
1.
Sumber daya
Suatu perusahaan besar
memiliki SD yang kompetitif dan berkualitas. Memaksimalkan keunggulan bersaing
diupayakan melalui implementasi program-program penyempurnaan di bidang
organisasi, informasi dan sumber daya manusia. Perseroan harus memiliki
keunggulan dalam Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kompetensi di bidang
perekayasaan teknis dan jasa konsultasi dalam persemenan serta industri
terkait.
2.
Kapabilitas
Kemampuan suatu
perusahaan dalam memenuhi permintaan pelanggan, selain didukung oleh sumber
daya manusia yang berkualitas juga didukung dengan peralatan-peralatan yang
baik dan jumlah yang cukup memadai untuk melayani pelanggan dengan cepat.
Memiliki jangkauan
distribusi ke seluruh penjuru dunia pemasaran. Sarana promosi yang menyeluruh
ke berbagai media. Kebijakan promosi yang dilakukan Semen Gresik guna
meningkatkan penjualannya yang antara lain: TV pada pesawat terbang, papan nama
toko, bilboard, radio, koran, majalah, branding event, bando jalan, dan
branding mobile.
Selain karena hasil kerja keras seluruh komponen pegawai, direksi dan arahan dewan komisaris serta dukungan para Pemegang Saham Perseroan yang padu dalam pengambilan keputusan penting menyangkut rencana investasi turut memberikan andil dalam memajukan Perseroan, seperti dalam pemberian persetujuan pendirian pabrik baru dan pembangkit tenaga listrik.
Selain karena hasil kerja keras seluruh komponen pegawai, direksi dan arahan dewan komisaris serta dukungan para Pemegang Saham Perseroan yang padu dalam pengambilan keputusan penting menyangkut rencana investasi turut memberikan andil dalam memajukan Perseroan, seperti dalam pemberian persetujuan pendirian pabrik baru dan pembangkit tenaga listrik.
3.
Kompetensi inti
Penerapan kegiatan
operasional yang konsisten dan fokus kepada strategi operasional sebagaimana
disebutkan di atas disertai dengan upaya sinergi secara intensif, pada akhirnya
mampu menghasilkan kinerja fundamental yang kokoh. Revenue management berarti
Perseroan mempriotaskan penjualan produk dengan harga yang reasonable dan pada
pasar yang memungkinkan didapatnya harga dengan memberikan profit optimal.
Pemanfaatan lokasi
geografis fasilitas produksinya berhasil membawa Perseroan tetap dalam posisi
leading di bidang industri semen. Atas kinerja pemasaran yang baik tersebut,
Perseroan berhasil memperoleh penghargaan Top Brand Award versi majalah
marketing.
K. 3
Strategi Kunci Distribusi Semen Gresik
Pemimpin pasar di
industri semen nasional, PT Semen Gresik Tbk (SMGR), menyiapkan tiga strategi
soal distribusi produk untuk memperkokoh posisinya sebagai market leader.
Dirut SMGR Dwi
Soetjipto mengatakan, strategi pertama adalah memperbanyak packing plant dalam
rangka menekan biaya logistik agar harga semen perusahaan terjangkau dan
bersaing dengan para kompetitor. "Sampai akhir 2012, Semen Gresik Group
akan memiliki 15 packing plant dan direncanakan pada tahun 2016 keseluruhan
berjumlah 29 packing plant," ujar Dwi seusai peresmian Pabrik Tuban IV
milik perseroan akhir pekan lalu. Pabrik anyar itu diresmikan Menteri BUMN
Dahlan Iskan.
September lalu
perseroan baru saja memulai proyek pembangunan Packing Plant di Banjarmasin
dengan nilai investasi Rp 120 M. Targetnya selesai September 2013, sehingga
bisa memperkuat distribusi dan pemasaran di wilayah Kalimantan Selatan dan
Timur. "Di Sorong, kami juga baru saja merampungkan proyek packing plant
yang akan resmi beroperasi pada November 2012. Packing plant di Sorong akan
mengefisienkan biaya distribusi, sehingga harga bisa lebih terjangkau untuk
semakin menggerakkan perekonomian lokal mengingat semen adalah industri primer
penyangga sektor ekonomi lainnya," ujarnya.
Adapun strategi kedua
adalah mendirikan pelabuhan khusus (special sea port) semen untuk menjamin
kelancaran distribusi dan kecepatan waktu bongkar muat. Saat ini perseroan
memiliki delapan pelabuhan yang tersebar di Padang, Tuban, Gresik, Biringkasi,
Dumai, Ciwandan, Banyuwangi, dan Sorong.
Sedangkan yang ketiga
adalah senantiasa membina hubungan bisnis yang saling menguntungkan dengan
distributor yang memiliki gudang di berbagai lokasi. Saat ini perseroan
mempunyai 361 distributor dengan persebaran wilayah di seluruh Indonesia.
L.
BERITA TERHANGAT SEPUTAR PERUSAHAAN SEMEN GRESIK
Semen Gresik Berganti Nama Menjadi Semen Indonesia
PT Semen Gresik (Persero) Tbk secara resmi mengubah nama menjadi PT Semen
Indonesia (Persero) Tbk. Perubahan nama ini menindaklanjuti hasil Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta pada 20 Desember 2012.
"Ada banyak
hambatan dalam mewujudkan perubahan nama ini seperti adanya demonstrasi dan
lain-lain. Tetapi syukurlah semuanya dapat diatasi. Memang tidak mudah tetapi
demi Indonesia harus dibentuk," kata Dahlan Iskan dalam sambutannya saat
melaunching Semen Indonesia di Grand City, Senin (7/1/2013).
Menteri BUMN itu
mengatakan, konsolidasi ini merupakan strategic holding yang akan membawa BUMN
semen menjadi champion, tidak hanya tingkat regional, tetapi juga global.
Adanya konsolidasi ini
tidak akan menghilangkan Semen Gresik. Semen Gresik bersama Semen Padang dan
Semen Tonasa plus Semen Thang Long di Vietnam yang baru saja diakuisisi akan
menjadi anak perusahaan Semen Indonesia. Sehingga secara status posisi ketiga
perusahaan tersebut sejajar.
"Ketiga merek
semen yang ada tidak hilang, karena merek-merek itu sudah kuat dalam melakukan
berpenetrasi di pasarnya masing-masing," jelas Dahlan.
Perubahan nama
tersebut diikuti pula dengan perubahan logo. Tidak banyak yang berubah dari
logo tersebut. Logo tetap menampilkan atap Gapura Giri namun pintu gapura
diubah menjadi huruf M berwarna merah. Tulisan SG pun berubah menjadi Semen
Indonesia. Tagline yang menyertai logo adalah 'Together We Build a Better
Future'.
Dirut PT Semen
Indonesia Dwi Soetjipto mengatakan, logo baru merefleksikan semangat untuk
terus berkembang. Logo itu merupakan pondasi yang kokoh bagi kemajuan ekonomi
Indonesia dan merupakan pintu gerbang bagi kekokohan sinergi demi kemajuan BUMN
semen di masa kini dan mendatang.
REFERENSI
Visi
Menjadi
perusahaan persemenan internasional yang termuka di Asia Tenggara
Misi
1.
Mengembangkan
usaha persemenan dan industri terkait yang berorientasikan kepuasan konsumen.
2.
Mewujudkan
perusahaan berstandar internasional dengan keunggulan daya saing dan sinergi
untuk meningkatkan nilai tambah secara berkesinambungkan
3.
Mewujudkan
tanggung jawab sesuai serta ramah lingkungan
4.
Memberikan
nilai terbaik kepada para pemangku kepentingan
5.
Membangun
kompetensi melalui pengembangan sumber daya manusia
Sejalan
dengan visi dan misi perusahaan, Perusahaan berkomitmen untuk menjadikan “GCG sebagai
budaya dalam mengelola perusahaan”. Untuk mencapai tujuan tersebut, Perseroan
menetapkan misi GCG sebagai berikut:
1.
Mewujudkan tercapainya kesinambungan
perusahaan melalui pengelolaan yang didasarkan pada prinsip transparansi,
akuntabilitas, responsibilitas, independensi serta kewajaran dan kesetaraan.
2.
Mewujudkan pemberdayaan fungsi dan
kemandirian masing-masing organ perusahaan, yaitu Rapat Umum Pemegang Saham,
Dewan Komisaris dan Direksi.
3.
Mewujudkan seluruh organ perusahaan
dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaannya senantiasa dilandasi oleh nilai
moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan dan perundangundangan yang
berlaku.
Laporan Keuangan Segmen PT Semen Gresik Tbk
PT Semen Gresik Tbk dan Anak
Perusahaan pada saat ini melakukan kegiatan usaha sebagai berikut:
1. Manufaktur semen dan pendukungnya (Produksi semen)
2. Penambangan batu kapur dan tanah liat (Jasa pertambangan)
3. Pembuatan kantong kemasan (Kantong kemasan)
4. Pengembangan kawasan industri (Real estat) Berikut ini adalah
informasi segmen berdasarkan segmen usaha:
PT SEMEN GRESIK (PERSERO) Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN/AND SUBSIDIARIES
31 Desember 2006
|
Pendapatan dari
|
Pendapatan
|
Aktiva
|
Laba (Rugi)
|
|
|
pelanggan eksternal
|
antar Segmen
|
Segmen
|
Usaha
|
|
|
Produksi Semen
|
8,699,385,212
|
61,708,966
|
7,181,720,789
|
1,729,370,067
|
|
Jasa Pertambangan
|
-
|
138,984,675
|
97,744,027
|
13,054,551
|
|
Kantong/Kemasan
|
17,743,987
|
68,228,772
|
88,663,131
|
12,806,407
|
|
Real Estate
|
10,728,620
|
-
|
69,728,891
|
11,795,108
|
|
Total
|
8,727,857,819
|
268,922,413
|
7,437,856,838
|
1,767,026,133
|
Uji Pendapatan
|
Pendapatan dari
|
Pendapatan
|
Nilai Uji
|
Perlukah
|
||
|
pelanggan eksternal
|
antar Segmen
|
(10% x Rp8,996,780)
|
dilaporkan?
|
||
|
Produksi Semen
|
8,699,385,212
|
61,708,966
|
>
|
899,678,023
|
ya
|
|
Jasa Pertambangan
|
-
|
138,984,675
|
<
|
899,678,023
|
tidak
|
|
Kantong/Kemasan
|
17,743,987
|
68,228,772
|
<
|
899,678,023
|
tidak
|
|
Real Estate
|
10,728,620
|
-
|
<
|
899,678,023
|
tidak
|
|
Total
|
8,727,857,819
|
268,922,413
|
Uji Aktiva
|
Aktiva Segmen
|
Nilai Uji
|
Perlukah
|
||
|
(10% x Rp7,437,856,838)
|
Dilaporkan?
|
|||
|
Produksi Semen
|
7,181,720,789
|
>
|
743,785,683.80
|
ya
|
|
Jasa Pertambangan
|
97,744,027
|
<
|
743,785,683.80
|
tidak
|
|
Kantong/Kemasan
|
88,663,131
|
<
|
743,785,683.80
|
tidak
|
|
Real Estate
|
69,728,891
|
<
|
743,785,683.80
|
tidak
|
|
Total
|
7,437,856,838
|
Uji Laba Usaha
|
Laba Operasi
|
Rugi Operasi
|
Nilai Uji
|
Perlu
|
||
|
Segmen Usaha
|
Segmen Usaha
|
(10% x Rp1,767,026,133)
|
Dilaporkan?
|
||
|
Produksi Semen
|
1,729,370,067
|
-
|
>
|
176702613.30
|
ya
|
|
Jasa Pertambangan
|
13,054,551
|
-
|
<
|
176702613.30
|
tidak
|
|
Kantong/Kemasan
|
12,806,407
|
-
|
<
|
176702613.30
|
tidak
|
|
Real Estate
|
11,795,108
|
-
|
<
|
176702613.30
|
tidak
|
|
Total
|
1,767,026,133
|
Telaah Ulang Perlunya
Pelaporan (Uji Pendapatan 75%)
Segmen Jasa Pertambangan,
Kantong/Kemasan, dan Real Estate tidak memenuhi criteria untuk semua jenis
pengujian penentuan segmen yang perlu dilaporkan adalah Produksi Semen. Selain
itu segmen yang dilaporkan harus memiliki 75% dari total pendapatan
konsolidasi.
Pendapaatan Eksternal dari
segmen Produksi Semen adalah Rp8.699.385.212 sedangkan nilai ujinya adalah
Rp6.545.893.364, didapat dari Rp8.727.857.819 x 75%. Karena Rp8.699.385.212
lebih besar dari daripada 75% dari Rp8.727.857.819 maka tidak ada tambahan segmen
yang perlu dilaporkan.
STRUKTUR
ORGANISASI
Idetifikasi
Tingkatan Manajemen
Ø Manajemen Atas : Terdiri dari
beberapa kebijakan dan ketentuan terkait, diantaranya dengan penetapan tugas
dan tanggung jawab dari setiap fungsi yang berhubungan dengan perencanaan,
pelaksanaan, dan pengelolaan pengendalian internal perusahaan.
Ø Manajemen Tengah : Menerapkan
praktik-praktik bisnis yang sehat dan beretika dalam menjalankan usaha dan
aktivitas bisnis, serta mengimplementasikan Good Corporate Governance ( “ GCG
‘’ )
Ø Manajemen Bawah : Mendorong agar
Organ Perusahaan yaitu RUPS, Dewan Komisaris dan Direksi dalam membuat
keputusan dan menjalankan tindakan dilandasi oleh nilai moral yang tinggi dan
kepatuhan terhadap ketenuan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
Dewan Komisaris
Direksi
Dewan Komisaris
|
Komisaris
Utama
Mahendra
Siregar, dilahirkan
pada tanggal 17 Oktober 1962, diangkat sebagai Komisaris Perseroan pada
RUPSLB 26 Juni 2012. Masa jabatan yang sekarang sebagai Komisaris Perseroan
akan berakhir pada 2017. Beliau juga menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan
RI periode 2011-2016. Akhir 2001 beliau bergabung dengan Kementerian
Koordinator Bidang Perekonomian sebagai Staf Khusus. 2005 dilantik menjadi
Deputi Menteri Bidang Koordinasi Kerjasama Internasional. Beliau kemudian
ditunjuk menjadi Chairman dan CEO Indonesia Eximbank tahun 2009 dan dilantik
menjadi Wakil Menteri Perdagangan pada tahun yang sama. Memperoleh gelar
Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tahun 1986 dan
S-2 Ekonomi dari Monash University, Australia tahun 1991.
|
|
Komisaris
Independen
Hadi Waluyo, dilahirkan pada tanggal 03 April 1950 ,lulusan AKABRI 1972
pensiun pada tahun 2006 dengan pangkat LETJEND beberapa jabatan yang pernah
dipegangnya antara lain AS OPS Kodam V/BRAWIJAYA 1995 dan RINDAM V/BRAWIJAYA
1996, PABANLAT SOPSAD 1997, DIRLAT KODIKLAT TNI-AD 1998, WAASOPS KASAD 1998,
DANPUSTER TNI AD 1999 PANGDAM VI/TPR 2000-2002 ASOPS KASAD 2003 dan KODIKLAT
TNI AD dan PANGKOSTRAD (2004-2006) pendidikan militer SESKOAD 1985 SESKOGA
1994 LEMHANAS 1998 mendapat gelar sarjana ilmu politik 1994 pada Universitas
Terbuka dan pernah menjabat Komisaris Utama PT Mandala Airlines (2004-2006)
ditunjuk jadi Komisaris Perseroan pada RUPS 2011 yang akan berakhir pada RUPS
2016.
|
|
Komisaris
Independen
Muchammad
Zaidun, dilahirkan pada
tanggal 29 Mei 1952, diangkat sebagai Komisaris pada RUPS 2014. Masa jabatan
sekarang akan berakhir sampai 2019. Saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas
Hukum UNAIR (2007-sekarang). Beliau juga menjabat sebagai Pengurus Asosiasi
Mediator Indonesia (AMINDO) dan sebagai Anggota Dewan Etik Mahkamah Kostitusi
sejak tahun 2011. Beliau menyelesaikan meraih gelar Sarjana Hukum dan
GeIar Magister Sains Ilmu Sosial dari UNAIR.
|
|
Komisaris
Independen
Farid
Prawiranegara, lahir
pada tanggal 6 Maret 1948. Menamatkan S1 di Universitas Indonesia, mengambil
jurusan Ekonomi. Sejak 2006 hingga sekarang menjadi Wakil Ketua Indonesian
Institute of Management Accountants (IAMI). Sebelumnya pernah menjabat
sebagai Direktur Utama PT. Indoconsult pada 2001 sampai dengan 2005 dan Wakil
Ketua Yayasan CPA Australia 2001 sampai dengan 2004.
|
|
Komisaris
Achmad
Jazidie, lahir pada tanggal
19 Februari 1959, diangkat sebagai Komisaris Independen pada tahun 2007. Masa
jabatan sebagai Komisaris Perseroan akan berakhir pada 2017. Ia juga menjadi
dosen Fakultas Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya,
Ketua Proyek Penelitian dan Pengembangan Pendidikan di ITS di ITS
(2006-sekarang). Sebelumnya menjabat Wakil Rektor III ITS (2003-2007),
Komisaris PT ITS Kemitraan (2006-2007), seorang Profesor tamu di Saga
University, Jepang (2004) dan Ketua Program Public Link System Universitas
(2003 -2007). Dia memiliki gelar doktor dalam Rekayasa Industri dan Sistem
dari Hiroshima University, Jepang dan gelar Insinyur di bidang Teknik Listrik
dari ITS.
|
|
Komisaris
Marwanto Harjowirjono, dilahirkan pada tanggal 6 Juni 1959, diangkat sebagai
Komisaris pada RUPS 2014. Masa jabatan sekarang akan berakhir sampai 2019.
Saat ini beliau menjabat sebagai Dirjen Perbendaharaan, Kementrian Keuangan
sejak November 2013. Sebelumnya menjabat sebagai Dirjen Perimbangan Keuangan
Kementerian dan menjadi Executive Director Asian Development
Bank. Beliau menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Gajah Mada,
pendidikan S2 di Vanderbilt University, Nashville, Tennessee, USA dan
pendidikan S3 di Universitas Gajah Mada.
|
|
Komisaris
Wahyu Hidayat, dilahirkan pada tanggal 3 Juli 1954, diangkat sebagai
Komisaris pada RUPS 2014. Masa jabatan sekarang akan berakhir sampai 2019.
Beliau saat ini menjabat sebagai Deputi Bidang Restrukturisasi dan
Perencanaan Strategis, Kementerian BUMN sejak Maret 2013. Sebelumnya menjabat
sebagai Sekretaris Kementerian BUMN pada tahun 2012 dan sebagai Komisaris PT
Bank Mandiri (Persero) sampai 2014. Beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana
Ekonomi di Universitas Gadjah Mada.
|
Direksi
Implementasi
Perseroan memastikan bahwa prinsip-prinsip dasar GCG diterapkan
pada setiap aspek bisnis dan di semua jajaran. Prinsip dasar tata kelola
perusahaan meliputi keterbukaan (transparency),
akuntabilitas (accountability),
responsibilitas (responsibility),
independensi (independency)
serta kewajaran dan kesetaraan (fairness).
Sejalan dengan program transformasi korporasi dan inovasi yang
terus berkembang, Perseroan senantiasa melengkapi berbagai pranata organisasi
dan membangun mekanisme pengelolaan bisnis yang andal. Hal ini diwujudkan
melalui penerapan praktik-praktik tata kelola perusahaan yang baik (GCG) pada
seluruh tingkatan dan jenjang organisasi secara konsisten sehingga akan
memastikan terciptanya keseimbangan bisnis secara paripurna dan menyeluruh (360
derajat) bagi seluruh stakeholderdan seluruh kepentingan,
baik ekonomi maupun sosial, individu dengan kelompok, internal juga eksternal ,
jangka pendek dan jangka panjang serta kepentingan pemegang saham (shareholders) dan pemangku kepentingan
(stakeholders)
akan menuju pada titik keseimbangan.
Penerapan asas transparansi dilakukan melalui pelaksanaan
berbagai kegiatan dan media komunikasi yang intensif dan dikelola secara
profesional, sehingga para investor, pemegang saham, kreditur, masyarakat serta
seluruh pemangku kepentingan dapat mengetahui kinerja dan kegiatan pengelolaan
perusahaan secara merata.
Perseroan melaksanakan prinsip akuntabilitas dengan
menitikberatkan pada peningkatan fungsi dan peran setiap Organ Perseroan dan
Manajemen sehingga pengelolaan usaha Perseroan dapat berjalan dengan baik.
Perseroan menerapkan sistem pengendalian internal dengan sebagian tugasnya
adalah melakukan pengawasan internal.
Perseroan menerapkan asas tanggung-jawab dengan senantiasa
berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian dan memastikan kepatuhan terhadap
ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penerapan prinsip
kemandirian atau independency Perseroan dilaksanakan dengan proses
pengambilan keputusan yang bebas dari benturan kepentingan (conflic of interest) serta
pengaruh/tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat.
Perseroan menerapkan azas kesetaraan dengan memperlakukan
seluruh stakeholders secara berimbang (equal treatment) antara hak dan
kewajiban yang diberikan kepada dan oleh Perseroan. Perseroan membuka akses
informasi kepada seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan sumbang-saran
bagi kemajuan Perseroan, namun Perseroan juga menetapkan aturan kerahasiaan
informasi yang membatasi akses informasi oleh pihak-pihak yang tidak
berkepentingan.
Beberapa program yang dilaksanakan pada tahun 2013 sebagai bukti
komitmen manajemen Perseroan dalam penerapan GCG di antaranya adalah :
· Penerapan secara optimal Pedoman Sistem pelaporan
pelanggaran(Whistle bolwing policy)
· Penerapan secara optimal Board Manual dan Pedoman Kode Etik.
· Penerapan secara optimal Pedoman IT Governance.
·
:
·
Penerapan secara optimal Pedoman Sistem pelaporan pelanggaran(Whistle
bolwing policy)
·
Penerapan secara optimal Board Manual dan Pedoman Kode Etik.
·
Penerapan secara optimal Pedoman IT Governance.
REFERENSI







Komentar
Posting Komentar